Sol 42 : Reputation

14.4K 2.8K 638
                                        

Reputasi.

"Matt, jika aku sudah dekat 5 meter dari A-397, akan kulepaskan talinya." Luis mengikatkan sebuah tali pengaman pada tubuhnya, bersiap melompat ke ruang angkasa.

"Hati-hati." kata Matt, yang di balas anggukan oleh Luis.

" ISS, A-397. Kami mendekat. Alan, bersiap."  Ethan memberi aba-aba.

Luis segera mengulur talinya, dan melepaskan pegangan dari tiang ISS. Membuatnya seperti terbang melayang di ruang angkasa, bersamaan dengan A-397  mendekat dari arah yang berlawanan. Alan yang berada di luar pesawat, berpegangan pada kab pesawat. Melihat Alan, Luis segera melepas talinya.

Alan  meloncat dan langsung mengaitkan pengait di pinggang Luis, lalu menariknya.

Alan  meloncat dan langsung mengaitkan pengait di pinggang Luis, lalu menariknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Ilustrasi Luis).

"Selamat tinggal, sobat!" ucap Luis kepada Matt saat ia sudah bersama A-397.

"Welcome, Luis Sagard. For the next 168 days later."

"Whoaa.." Luis terkagum-kagum setelah masuk ke dalam pesawat, melihat isinya.

Luis melepas Space Suitnya, tangan kanannya mengusap dinding yang ada disampingnya.

"Vibranium. Semuanya." kata Megan seakan mengerti isi kepala Luis.

"Jadi, aku sedang menaiki pesawat luar angkasa berbahan Vibranium?! Hell! Apa mungkin pesawat ini bisa melewati Black Hole? " Luis sepertinya asal bicara.

"Tentu saja tidak!" Alan memotong.

"Bagaimana keadaannya?" sahut Megan.

"River, masih belum membalas pesan. Sebaliknya, Damian mengirimi kita banyak pesan, bahkan sebelum sempat aku membalasnya satu persatu." Ethan berhenti, "Dia menyetujui rencana awalku membawa jenis Hybrid  yang bisa hidup di Bumi."

" What?! Membawa makhluk itu? " Luis terkejut.

Ethan mengangguk, " Maka dari itu aku akan membagi 2 tim untuk rencana tambahan ini."

"Masalah utamanya, bagaimana cara menangkap Hybrid  di planet merah?!" Megan terhenyak.

"Aku tahu." jawab Ethan. "River juga tahu." lanjutnya.

"Well, kami mengandalkanmu, kapten!" Alan menepuk bahu Ethan sebelum pergi menuju kamarnya.

NASA

Sementara di ruang kendali NASA,

KLEK.

Suara pintu terbuka mengagetkan Damian yang seorang diri di sana.

"Damian?"

NASA (1) | SUDAH TERBITTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang