Chapt 5 - I See

185 60 16
                                    

Kau hanya tidak tau bagaimana caranya berbagi. Memendam segalanya sendiri bukan sebuah jalan yang benar untuk melepas hal buruk dimasa lalu.

.

.

.

.

***

Ini adalah hari yang paling disukai semua murid tingkat akhir. Hari minggu.

Hari dimana semua murid tingkat akhir dapat menghabiskan waktunya untuk beristirahat ataupun bersenang-senang sebelum mereka kembali masuk dan bertarung dengan segala rumus yang selalu menjadi makanan mereka akhir-akhir ini.

Pagi ini, Jiwon bangun lebih awal karna ia merasa perutnya mulai  merajuk meminta sesuatu untuk diproses.

Saat Jiwon berjalan melewati ruang Tv menuju dapur, ia terkejut melihat seseorang yang sedang tertidur disofa tanpa mengenakan selimut. Dengan memeluk boneka Pikachu dan ponsel yang masih tergenggam.

Jiwonpun melangkahkan kakinya menuju namja tersebut, ya itu adalah Hwang Minhyun.

Jiwon lupa kalau semalam ia meminta Minhyun untuk menemaninya.

Kini Jiwon merasa bersalah karna Minhyun harus tertidur dikursi tanpa menggunakan selimut, dengan cuaca sedingin ini. Bagaimana kalau dia terkena flu?

Jiwon mengambil posisi duduk dilantai menghadapan Minhyun dan menyetarakan kepalanya dengan kepala Minhyun untuk membangunkannya.

"kenapa kau tidak tidur dikamar Jin oppa, dasar bodoh", Jiwon mengetuk dahi Minhyun yang masih tertidur lelap.

"Hyuniee, ireonaa", Jiwon mengguncang tubuh Minhyun.

"Hmm..", Minhyun memiringkan posisi tidurya kearah Jiwon hingga Jiwon dapat lebih jelas menatap wajah sahabatnya yang sangat menggemaskan ini saat tidur.

"Hyunieee.."

"..Hwang Minhyuun", Kini Jiwon berbisik sambil menekan-nekan pipi Minhyun agar segera terbangun.

"Hmm", Minhyun menggeliat merenggangkan tubuhnya.

"Kau bangun lebih awal Jiwon-ahh, apa kau lapar?", suara serak Minhyun yang terdengar sangat menggoda. Tapi ia masih belum membuka matanya.

Minhyun tau segalanya tentang Jiwon, bahkan kebiasaan Jiwon bangun sepagi ini dihari Minggu pun Minhyun tau itu hanya karna dia kelaparan.

"Yaa!, apa kau mencoba menggodaku??", Jiwon terkekeh diam-diam sambil menggoda Minhyun yang masih belum sadar sepenuhnya.

Minhyun yang mendengar perkataan Jiwonpun tersenyum.

"Hmm, aku menggodamu Nona Kim. Apa kau tergoda??", kini Minhyun membuka matanya dan mendapatkan Jiwon yang sedang duduk dilantai sambil tersenyum menatapnya.

Jiwon yang melihat sahabatnya yang mulai tersadarpun tertawa.

"Ayoo bangun, aku lapar", rengek Jiwon sambil bangkit dari duduknya dan menarik paksa lengan Minhyun agar segera terbangun.

"Baiklah Nona Kim, apa yang ingin kau makan?", ucap Minhyun mengubah posisinya duduk sambil merapikan rambutnya yang berantakan.

"Hmm..", Jiwon berpikir sejenak memikirkan menu apa yang dia inginkan.

"Baiklah kalau itu yang kau inginkan, ayo kita masak Bibimbap", Ucap Minhyun tiba-tiba sambil tersenyum dan menarik tangan Jiwon menuju dapur.

"Yaa!, bahkan aku belum menjawab apa yang ku inginkan", Jiwon yang ditarik pun hanya tertawa melihat aksi sahabatnya ini.

Day DreamTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang