Satu tetes turun bersama pelangi,
Aku bertemu . . .
Dua tetes turun bersama pelangi,
Aku mengenal . . .
Tiga tetes turun bersama pelangi,
Aku mencintai . . .
Empat tetes turun bersama pelangi,
Aku mengakui . . .
Rintik-rintik turun bukan tetes-tetes
Seperti yang turun bersama pelangi,
Kemana perginya? Entahlah . . .
Aku melupakan . . .
Gemericik mengalir, menderas turun,
Dan aku coba menggambar pelangiku sendiri
Hahhh, Rupanya sudah terlambat . . .
Aku tenggelam . . .
_DaFamzz
KAMU SEDANG MEMBACA
Teruntuk Kamu
PoesíaBaris-baris huruf tak runtut perkata, susunan kata tak beraturan dalam sajak, larik-larik sajak tak tentu arah pada bait. Semua ku sulam indah, Teruntuk Kamu.
