Benar kau ingin melihat isi hatiku?
Baiklah, tunggu sebentar...
Ahh, sepertinya dia tidak di tempatnya
Tapi cobalah bercermin,
Nah, itu dia isi hatiku.
Sekarang apa? Isi otakku?
Tunggu sebentar...
Oh iya, kamu masih bercermin 'kan?
Sekarang cobalah tersenyum,
Nah, itu dia isi otakku.
Ini semua tentang kamu dan senyummu.
_DaFamzz
KAMU SEDANG MEMBACA
Teruntuk Kamu
PoesieBaris-baris huruf tak runtut perkata, susunan kata tak beraturan dalam sajak, larik-larik sajak tak tentu arah pada bait. Semua ku sulam indah, Teruntuk Kamu.
