BAGIAN 20

525 106 24
                                        

Anyoeng readernimdeull ..
Im back 😎 ..

Maaf jika kalian menunggu lama untuk cerita ini , apa masih ada yang suka baca cerita ini ??

Terimakasih yaa yang selalu setia menanti ceritakuhh .. Joengmall gumawoyoo

Jangan lupa cocol bintangnya!
cape nulis gak di hargain itu rasanyaa !!!

So let's goo

Chekidots

🍁🍁🍁🍁🍁

" Anyoeng Nuna " Taehyung tersenyum cerah saat melihat Jieun, Jieun terlihat janggah akan kehadiran Taehyung.

" Untuk apa kau disini?" Tanya Jieun to the point. Taehyung hanya mempoutkan bibirnya

" apa nuna lupa ? Bukankah kau sekarang menjadi guru privateku " Ujar Taehyung dengan memelas.

" Mwo ?! Negaa ! Kapan aku berkata akan menjadi gurumu ?! " Jieun terlihat Shoock, sunguh ia tak ingin bocah ini mengganggu hidupnya.

" Nuna , kau kan sudah di percaya untuk mengajariku oleh Kang saem. Benarkan Jimin~ah?" Taehyung melirik Jimin seakan memberinya kode ' anggukan saja kepalamu !' . 

" eun~~" Baru saja Jimin ingin menjawab ucapan Taehyung , tapi ia mengurungkan niatnya karna melihat tatapan membunuh Jieun padanya seolah berkata ' kau mendukung bocah ini! Akan kubunuh kau'. Jimin menelan dalam air ludahnya

Glekk!!

" entah aku lupa " Jimin menggaruk kepalanya yang tak gatal, Jieun Tersenyum seakan menandakan bahwa ia akan menang. Tapi Taehyung mendekati Jimin dan berbisik padanya

" Apa yang kau lakukan pendek! " Kesal Taehyung, " aku hanya ingin menyelamatkan nyawaku saja." Ujar Jimin

" kau sudah mendengar jawaban temanmu kan , bahkan ia tak ingat kapan aku berkata begitu. Keuronika pintu keluar ada di sebalah sana. Jadi sampai jumpa" Jieun tersenyum paksa

" shiroo! " Taehyung terlihat mendudukan pantatnya di kursi yang ada di dekatnya.

" yak! Noe --"

" sudahlah Jieun, tak baik mengusir orang seperti itu. Lagi pula ia hanya ingin belajar darimukan."

" tapi bibi dia --". " Bibi benar , tak baik jika mengusir orang yang ingin berguru padamu. Kau adalah mahasiswi terpintar di kampus, banyak prestasi yang kau punya. Jadi tak salahkan jika aku ingin belajar banyak darimu. Bukankah kau tidak akan rugi jika kau menjariku" Taehyung memainkan halisnya meledek Jieun.

" Benarkan bibi?" Taehyung bertanya pada Bibi ahn
" keureyo , kau harus berbagi ilmumu pada mereka. Jika mereka berhasil lulus nanti juga kau yang akan banggakan." Jawab Bibi Ahn

Mendengar jawaban Bibi ahn mata Taehyung terlihat berbinar , bahkan dengan semangat Taehyung menganggukan kepalanya.

" Haaah hidupku tidak bisa pernah tenang kalo beginih" Jieun memijat pelan keningnya.

" Tenang saja Nuna , aku akan berusa keras" Taehyung tersenyum cerah

Jieun hanya tersenyun paksa.
" Jika boleh ingin sekali aku membuangnya ke antartika" batin Jieun

" Cah kalian duduklah di ruang dalam. Bibi akan membuatkan minuman " ujar Bibi ahn

" ne , kamsahamnida bibi." ujar Taehyung. Jieun hanya memutar bola matanya malas dan berjalan mendahului Taehyung.

Saranghae Noona !!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang