"Cilandak :
Cinta lama datang mendadak😂"
~Brandon~
Sorry for typo and Happy Reading!
🌈🌈🌈
Jam menunjukan pukul 08 : 00 atau jam 8 pagi, Kim yang duduk dikelasnya sedang sibuk memainkan game block puzzle di ponselnya menurutnya game tersebut seru dan dia menyukai game itu. Seharusnya jam pertama sudah di mulai sejak setengah jam yang lalu tapi hari ini mereka mengalami sebuah keadaan yang sudah lama dinanti-nanti oleh kebanyak siswa/i, yaitu jam lowong dan rapat mendadak.
Jadi Kim terus memainkan ponselnya, Rani yang duduk disebelahnya menerucutkan bibirnya karna Kim hanya fokus ke ponselnya. Senyum Rani mengembang seketika, lalu dengan gerakan cepat Rani langsung mengambil ponsel milik Kim dan langsung di sembunyikan di belakang punggungnya.
"Ehh Ran, apaan sih ?gue lagi asik tau skornya udah 1250 itu ahh gimana sih lo ?" ujar Kim sambil mengomel kesal dan menyandarkan punggungnya disandaran kursi. Rani terkikik geli melihat tingkah Kim.
"Ululuuu maaf dehh Kim, soalnya lo sih cuma fokus ke hp mulu, guenya dikacangin" ujar Rani sambil mencurahkan isi hatinya.
"Serasa nggak diperhatikan ya lo ?" ujar Kim dengan seringaian disudut bibirnya. Rani menatapnya tajam.
"Temenin gue ke kantin yuk ! Gue nggak makan tau karna tadi gue buru-buru takut telat eh pas sampe di sekolah guru-guru pada rapat semua eh tapi nggak apa-apa deh seneng gue" ujar Rani sambil menggandeng lengan Kim dan terus saja mengoceh sepanjang jalan ke kantin, Kim hanya menatapnya dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Mau makan apa Ran ?" tanya Kim setelah mereka berdua sampai di kantin dan duduk di salah satu meja disitu.
"Ehm, gue mau siomay sama orange jus, lo ?" ujar Rani sambil mengalihkan pandangannya ke arah Kim dengan senyum sumringan.
"Ada deh, kepo!" ujar Kim lalu berlalu menuju stand yang menjual siomay. Namun langkah Kim terhenti dan berbalik kearah Rani.
"Ran, duit lo mana ?" tanya Kim dengan alis terangkat. Rani menyengir kemudia menjawab Kim.
"Bayarin dulu deh Kim, jarang-jarang kan lo nraktir gue" ujar Rani sambil cengengesan, Kim memutar bola matanya malas lalu langsung pergi memesan makanan mereka.
Rani duduk dengan memperhatikan seluruh penjuru kantin, namun matanya menajam memperhatikan dua orang yang tengah berbincang sambil sesekali tertawa, tiba-tiba rasa cemburu menggerogoti dirinya. Bagaimana tidak ? Disana berdiri Rendy dengan seorang gadis yang sedang membicarakan sesuatu yang tidak penting menurutnya.
"ihh mereka bicarain apa sih ?kok gue jadi penasaran sih" ujar Rani sambil menyatukan kedua alisnya dan dengan nada kesal. Namun sedetik kemudian gadis itu terdiam memikirkan sesuatu.
"Siapa lo emang yang berhak cemburu ?pacar aja nggak, sok-sokan cemburuin dia yang banyak ditaksir cewek-cewek" ujar Rani sambil berbicara sendiri dengan mata sendu gadis itu membuang pandangannya dari Rendy dan gadis itu, tidak ingin melihat hanya akan membuat hatinya sakit.
"Ini dia sio--" ucapan Kim terpotong saat melihat wajah sendu Rani yang sedang menunduk lalu dengan cepat Kim duduk di kursinya lalu mengangkat wajah Rani yang sedang menunduk.
"Ran lo kenapa ?cerita sama gue" ujar Kim sambil menatap wajah Rani yang kini menatapnya sendu.
"Nggak gue---" Kim menatapnya dengan tatapan tajam. "Jangan bohong, cerita" ujar Kim sambil menatap Rani. Rani menghela napas lalu tangannya menunjuk kearah Rendy yang tengah merangkul gadis itu keluar kantin. Mata Rani terasa memanas seketika, Kim langsung melihat kearah yang ditunjuk Rani. Mata Kim menajam melihat mereka, ingin rasanya Kim menghampiri Rendy dengan gadis tersebut yang tengah tertawa keluar kantin dan melabraknya. Tapi Kim mencoba positif thinking.
KAMU SEDANG MEMBACA
First Love
Novela JuvenilKimberly Mutiara Pratama Gadis cantik, cerewet, pintar dan ramah jika dia berada dilingkungan orang-orang yang mengenalnya. Kim adalah seseorang yang tidak peduli dengan orang-orang yang tidak menyukainya buat apa dipikirin ?nggak penting juga, beg...
