Sixteen

19.9K 650 4
                                        

Keluar saja dari tandas. Akram sudah tiada didalam bilik ini, Bagus juga sebab dia pun tak mengenakan pakaian apa apa selain tuala ditubuhnya

Lalu anna mengambil adik adik terlebih dahulu lalu T-shirt nipis berlengan pendek disarungkan dan dikenakan dengan jeans brown. Rambutnya dibiarkan terlepas

Anna menuju ke katil lalu duduk kakinya di luruskan. Anna ingin membaringkan badannya tapi terbantut tiba tiba saja pintu dikuak dari luar

Akram terkedu seketika sebelum mengunci pintu bilik itu. Lalu anna duduk tegak lurus semula tak jadi nak tidur janggal pula nak tidur sebilik dengan akram.

"Dah nak tidur?" Tanya akram lembut lalu duduk didepan anna

Anna tidak memberi sembarang respon hanya mendiamkan diri dan tangannya bermain main dengan selimut matanya juga tidak memandang suaminya hanya tertumpu pada selimut. Akram mengeluh

Lalu akram memberhentikan tangan anna yang bermain dengan selimut itu. Mau tak mau anna mendongak tapi tidak pula menepis tangan akram yang berada diatas tangannya itu. Akram memandangnya begitu juga anna

"Awak nak apa?" Entahlah geram dan marahnya serta merta akan hilang setelah melihat wajah kacak suaminya. Mau saja dia berkasar bahasa dengan akram tapi dia tak mampu lakukan itu semuanya

Melihat wajah anna yang tegang itu membuat akram serba salah

"Saya nak...

Mungkinkah akram ingin meminta maaf? Thats good. Anna tersipu sipu

"Saya nak ajak awak turun bawah. Ada someone yang saya nak kenalkan dekat awak." Ujar akram laju

Hilang segala bunga mekar di hati anna bila akram tidak meminta maaf tentang tadi dia sakit hati kut! Takkan suaminya tak tahu. Baru saja dia ingin bercadang kalau akram memohon maaf anna akan memberi ciuman percuma tapi akram lepaskan peluang itu serta merta

Anna tarik tangannya tapi kuat akram mengengamnya

"Awak pergilah. Saya penat nak rehat esok nak bangun awal." Bertalu anna memberikan alasan

Akram mendekatkan sedikit jarak mereka

"Jomlah." Rayu akram mampu mencairkan anna

Anna menjeling akram lalu menganguk perlahan. Lalu anna bangun tapi ditarik tangannya membuat anna terduduk diatas peha akram

Kedua duanya kelihatan terkelu. Akram tak sangka pula tarik kannya itu kuat sehingga anna terduduk diatas pehanya

Mau bergetar seluruh badan anna bila duduk dipeha suaminya. Wajahnya membahang merah tanpa anna sedari. Akram tersenyum sendiri melihat wajah kegeramannya

Tangannya naik memeluk kedua pinggang anna wajahnya disandarkan di lengan lembut anna. Boleh naik gila anna bila akram berkelakuan begini dengannya

Anna ingin meloloskan diri perlahan lahan tangan Akram di leraikan di pinggang kecilnya tapi tangan akram seolah olah batu yang sukar untuk dileraikan. Anna mengetap bibirnya

"Jangan buat kalau awak tak suka." Anna mula mengingatkan akram tentang perkara yang dikatakan oleh akram beberapa jam yang lalu

Hembusan nafas akram di lengannya membuat dia sesak nafas menahan rasa malu sudahlah dia duduk diatas peha akram. Sesekali akram mencium rambut anna yang terjurai itu dan ciuman itu tersentuh dibahagian belakang anna

Allahu matilanak! Anna terpaku dengan kelakuan akram terhadapnya

"Akram.. Tadi awak cakap nak kenalkan saya dekat someone kan? J.. Jomlah." Ujar anna tergagap gagap

Isteri 13Hari✔Cerita yang buat anda obses. Terokai sekarang