8. Sekutu Tak Terduga

3.1K 429 37
                                        

Dona duduk di sofa kamar hotel, menghela napas panjang setelah malam yang penuh kejutan. Ia tidak menyangka Bella, yang terkenal jutek dan kaku, ternyata bersedia membantu menyembunyikan identitasnya sebagai Bella Mooi. Sebagai koas yatim piatu yang hidup serba pas-pasan, Dona merasa beruntung memiliki sekutu dalam situasi sulit ini.

Awalnya, Dona mengira Bella sama seperti citranya dulu saat menjadi beauty vlogger-dingin, penuh sikap, dan jauh dari kata peduli. Tapi malam ini, Dona melihat sisi yang berbeda. Bella ternyata tidak sekaku yang ia duga. Di balik ekspresi tegas itu, ada empati yang tersembunyi.

"Terima kasih, Dokter," gumam Dona pelan sambil menatap langit-langit kamar. Ia bersyukur Bella tidak memanfaatkan situasinya untuk mempermalukannya. Meskipun Bella mengingatkan bahwa ia memiliki "utang" yang harus dibayar suatu hari nanti, Dona merasa lega.

Namun, pikirannya kembali pada kejadian semalam. Dona ingat jelas saat Bella mengigau, memanggil, "Ayah... jangan pergi..." dalam tidur. Suaranya terdengar penuh kesedihan, membuat Dona bertanya-tanya tentang masa lalu Bella. Apakah dokter cantik itu juga menyimpan luka yang mendalam seperti dirinya?

Dona menggelengkan kepala, mencoba menghapus pikiran itu. Hari ini, ia harus fokus tampil sebagai Bella Mooi di acara peluncuran skincare Reno. Ia mengenakan pakaian anggun, merapikan riasannya, dan memastikan papan tulis kecilnya siap untuk menjawab apa pun tanpa mengucapkan sepatah kata.

Ketika masuk ke lift menuju lantai acara, Dona terkejut bertemu Agmi, istri Reno sekaligus teman seangkatannya sebagai koas. Agmi tersenyum lebar dan langsung menyapanya.

"Hai, Bella Mooi! Aku nggak nyangka kamu secantik ini kalau dilihat langsung. Beneran deh, flawless banget."

Dona merasa jantungnya berdetak lebih kencang. Ia mengangkat papan kecilnya dan menulis dengan hati-hati, 'Makasih, Kak Agmi. Kamu juga cantik.'

Agmi membaca tulisan itu dan tertawa kecil. "Kamu lucu banget, ya. Tapi kenapa sih nggak ngomong langsung aja? Santai aja kali."

Dona hanya tersenyum sekilas sambil menunduk. Ia tidak berani membalas lebih dari itu. Agmi mungkin tidak menyadarinya, tapi mereka satu angkatan dan bestie. Jika Agmi mengenali dirinya, semua rahasianya bisa terbongkar. Karena itu, Dona memilih untuk menghindari percakapan lebih jauh.

Melihat Dona yang hanya tersenyum tanpa banyak interaksi, Agmi mendesah pelan. "Oh, jadi kamu tipe yang sombong, ya?" katanya setengah bergurau, meskipun ada nada kecewa di baliknya.

Dona tidak menanggapi, hanya melangkah keluar lift dengan cepat. Sesampainya di area acara, ia menata napas dan fokus pada tugasnya.

Ketika lagu "Flowers" milik Jisoo Blackpink mulai mengalun, Dona naik ke panggung. Gerakannya luwes, setiap tarian tampak alami dan penuh energi. Bibirnya bergerak mengikuti lirik lagu, seolah benar-benar menyanyikan lagu itu.

Bella, yang berdiri di sudut ruangan, memperhatikan dengan seksama. Ia awalnya skeptis melihat penampilan Bella Mooi, tetapi kini matanya terpaku pada gerakan Dona yang sempurna.

"Dia benar-benar niat, ya," gumam Bella sambil mengangguk kecil. "Kayak perempuan beneran. Hebat juga dia bisa menipu semua orang."

Dona menyelesaikan performanya dengan senyuman manis dan sedikit lambaian tangan. Tepuk tangan memenuhi ruangan, membuatnya merasa lega. Namun di balik kesuksesan malam itu, Dona tahu bahwa perjuangannya untuk menjaga rahasia masih jauh dari selesai. Bella telah membantunya sekali, tapi ia sadar bantuan itu mungkin tidak akan bertahan selamanya.

***

***

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bella Mooi (Republish)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang