Sebatas kabut putih tipis
Pagi itu jariku menelusurinya
Hanya rasa tanpa genggam
Mengais-ngais tanpa temu
Sudah jelas netraku menangkap
Kutarik diri untuk menembusnya
Hanya berputar tak ada ujung
Lalu, terpenjara diriku di sana
Bingung, aku bingung dibuatnya
Kataku ; berilah aku embunmu
Lekaslah sebelum aku terjatuh
Jiwaku teramat haus olehmu
ㅡhelindya,
20/04/18 pagi buta tiba-tiba aku terjaga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bungkam
PoetryKarena saya hanya bisa diam. #112 in poetry January, 13 2017 © helindya 2016
