Fatamorgana,
Mengenai sebuah cinta
Yang tak pernah tercipta
Meliuk-liuk indah,
Bebas menari menggoda
Dan menjelejah isi jiwa
Mencecap setiap ruang
Yang sepi dan tak pernah
Terisi, merindukan kasih
Merasuki kewarasanku
Yang kini tengah di ambang
Batas antara ada dan tiada
Hadirmu adalah tak nyata
Presensimu hanyalah nama
Dirimu hanyalah sebuah cerita
ㅡhelindya,
19/02/19.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bungkam
PoetryKarena saya hanya bisa diam. #112 in poetry January, 13 2017 © helindya 2016
