Segera setelah semuanya berakhir,
Aku ingin melarikan diri dan bersembunyi
Menukar identitas hanya untuk sehari
Lantas berjalan berkeliling kota sendiri
Berpura-pura menjadi turis untuk menikmati
Menutup telinga supaya tidak terdistraksi
Penjuru kota menyapa dengan rendah hati
Seolah aku adalah sosok insan yang dinanti
Keramaian yang hilang kembali dijumpai
Mengganti hari-hari lama yang tersakiti
Jiwa yang lara baru saja diperbaharui
Menghapus bayang-bayang, sudah mati
ㅡhelindya,
6/5/20
KAMU SEDANG MEMBACA
Bungkam
PoetryKarena saya hanya bisa diam. #112 in poetry January, 13 2017 © helindya 2016
