Epilog

8.5K 421 23
                                        

Terlalu memikat untuk dilihat
Terlalu nyaman untuk bersama
Terlalu rindu jika pergi
Terlalu lengkap jika ada

Itulah dia, gadisku yang kucinta
Bagaikan magnet yang selalu menarik diriku

***

Sepasang mata kelam itu masih saja terus menatap sosok didepannya. Sosok yang sedang menggunakan lengannya sebagai bantalan. Sehingga lama waktu berjalan membuat lengannya menjadi kesemutan namun seakan tak peduli ia malah memilih untuk tetap diam menikmati pemandangan didepannya.

Dirinya selalu bertanya-tanya apakah sosok yang lebih kecil darinya ini adalah malaikat hati yang diturunkan untuknya? Jika iya maka ia akan sangat berterima kasih pada yang maha kuasa.

Perlahan sosok didepannya yang berwujud hawa itu bergerak perlahan semakin merapat membuat lengan besarnya terbebas. Wanita tersebut perlahan memeluknya erat membuat dirinya ikut melakukan hal yang sama.

"Sebaiknya kau tidur Sasuke-kun"

Tak terduga ternyata wanita itu menyadari bahwa sedari tadi ia dipandang olehnya. Membuat sosok yang bernama Sasuke itu tersenyum mencium lembut kepala gadis dalam pelukannya.

"Tidurlah"

"Hn..kau duluan saja"

"Dan aku yakin kau akan terjaga sepanjang malam, memangnya apa bagusnya diriku hingga kau pandang terus? Hmmm.."

Haruno sakura yang sekarang telah resmi menjadi Uchiha sakura perlahan membuat jarak antara tubuh Sasuke untuk melihat wajah tampan sang suami.

Perlahan sebelah tangan Sasuke terulur kedepan mengelus pipi lembut gadis cantik didepannya yang sedang menatapnya lembut sekaligus khawatir. Tentu saja wanita itu khawatir dan Sasuke tau akan hal itu penyebabnya adalah karena belakangan ini tidur sasuke menjadi berkurang hanya karena ingin memandang miliknya. Dan hal tersebutlah yang membuat sakura khawatir akan kesehatan Sasuke.

"Sulit untuk menutup mata jika dirimu didepanku, kau terlalu indah untuk dialihkan"

"Aku pindah tempat tidur saja?"

"Kemanapun kau berada aku akan disana"

"Kalau begitu aku juga tidak akan tidur!"

Jawab sakura kesal sambil mengerucutkan bibirnya lucu membuat Sasuke terus tersenyum lembut. Perlahan tangannya yang sedang mengelus pipi sakura berpindah mengelus rambut sang gadis dengan sayang sambil memajukan wajahnya mengecup sekilas bibir menggoda sakura.

"Kalau begitu kita lakukan rutinitas seperti malam lalu"

"Ihhh...dasar mesum!!"

Mencubit perut sixpack Sasuke kemudian membalikkan tubuhnya membelakangi pemuda yang sedang terkekeh melihat tingkah lucu istri tercinta. Walau mereka telah bahkan sering melakukan hal yang memang sepatutnya dilakukan sepasang suami istri namun masih saja sakura malu dan salah tingkah sendiri.

Membuat Sasuke semakin tak bisa jauh darinya.

Setelah sebulan upacara pernikahan mereka berlalu membuat semuanya semakin baik. Jika dilihat secara langsung tentu membuat banyak mata iri akan mereka. Mereka terlihat serasi dan bahagia. Saling melengkapi satu sama lain. Memancarkan cinta yang dalam membuat semua orang tau bahwa mereka memang ditakdirkan untuk bersama.

Dan hal tersebut membuat Sasuke sangat bahagia setelah sekian lama hanya dipenuhi kesedihan, kesepian,rasa sakit dan dendam atau lebih tepatnya ia hanya terus berada dalam ruang gelap yang tak ada cahaya matahari setitik pun.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 21, 2018 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Please remember (Complete)✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang