Kami menemui Manager kami.
"Ingat! Kau harus menjaga sopan santunmu. Dia tetap lebih tua dari kita. Anggap saja dia orang tuamu" kata Namjoon.
Aku mengangguk dan membuka knop pintu ruangan manager kami.
"Wae? Ada apa kalian datang beramai ramai begini?" Tanyanya kebingungan.
"Ada yg ingin aku bicarakan" kataku.
"Silahkan duduk" katanya
Aku duduk di hadapannya dan member lain duduk di sofa di belakang ku.
"Ada apa Yoongi?" Tanyanya lembut.
"Aku ingin membuat perjanjian" jawabku.
Dia mengerutkan dahinya
"Perjanjian? Perjanjian apa?" Managerku nampak kebingungan.
"Aku akan mengikuti semua permintaanmu soal menjauh dari gadis itu" kataku
Kerutan di dahinya nampak memudar dan digantikan dengan senyum yg lebar.
"Tapi..."
Kerutan di dahinya muncul lagi dan senyumnya mulai mengatup.
"Hanya sampai tur kami selesai. Setelah itu, kau tidak boleh melarangku lagi." Lanjutku.
Dia terdiam, memikirkan sesuatu. Sedangkan jantungku sangat berdebar menunggu jawaban darinya.
Beberapa detik kemudian, dia tertawa
"Baiklah baiklah... tapi ada syaratnya" katanya
Aku menaikkan satu alisku
"Tur kali ini harus benar benar sukses! Dan juga harus memiliki pendapatan yg besar pastinya" katanya.
"Hanya itu?" Tanyaku meremehkan syarat darinya.
"Ya, setelah itu kau bebas melakukan apapun dengan gadis itu" jawabnya.
"Apa itu artinya peraturan itu sudah tidak berlaku lagi?" Tanya Jungkook dari belakangku.
"Hmm.. soal itu, biarkan aku bicarakan terlebih dahulu dengan Bang Sihyuk PD-nim" jawab Managerku.
Lalu aku berdiri dan membungkuk ke arahnya.
"Terimakasih" Ucapku yg diikuti oleh seluruh member BTS
Dia mengangguk
Lalu aku keluar dari ruangan itu dan member lainnya mengekorku
"Oke, masalah masalah dengan manager telah clear. Sekarang, bagaimana dengan (y/n)?" Tanya Namjoon
"Entahlah, aku rasa aku sudah tidak bisa mendapatkannya" Ucapku sambil tersenyum miris
"Wae? Apa dia sudah memiliki kekasih?" Tanya Jimin
"Dia akan pindah ke Paris" jawabku sambil menatap lurus ke wajah Jimin
Semua member nampak terkejut mendengar perkataanku.
"Hyung? Apa kau serius?" Tanya Jungkook tidak percaya.
Aku mengangguk.
"Soal kapan dia pindah, aku juga tidak tau pasti. Tapi yg pasti, besok dia sudah tidak bersekolah lagi di sekolah kita" kataku.
Lalu Taehyung duduk di sebelahku dan menepuk nepuk pundakku.
"Lalu? Apa yg akan kau lakukan?" Tanya Jin hyung.
"Merelakan kepergiannya" jawabku datar.
"Kau tidak mau menyatakan perasaanmu padanya?" Tanya Hoseok
KAMU SEDANG MEMBACA
I Purple You [END]
FanficMencintai seorang Min Yoongi bukan hal yg mudah. lelaki yg mengalahkan dinginnya es itu telah mencuri hatiku dari awal kami saling mengenal, tapi hubungan kami tidak lebih dari seorang sahabat. mungkin status itu terlalu tinggi. karena aku yakin dia...
![I Purple You [END]](https://img.wattpad.com/cover/159524379-64-k943705.jpg)