Sekarang eve dan keduabelas saudaranya sudah berbaris di depan tangga sesuai urutan usia mereka
Kedua orangtua mereka berada di paling depan , sedangkan Eve sudah pasti ada di paling belakang
Muka Eve masih terlihat pucat walau bibirnya sudah di poles lipstik, mengingat sakit eve belum sembuh
Eve hanya memaksa untuk tetap terlihat baik-baik saja agar acara ini tetap berjalan dengan lancar
Jika tidak ia kasihan jika acara ini batal dilaksanakan mengingat persiapan untuk acara ini sudah 100% selesai
Saat menuruni tangga eve memasang senyum tipisnya sambil di gandeng oleh sehun perlahan mereka berdua menuruni tangga
Saat ini kepala eve serasa mau pecah karena kelewatan sakit, sakit tak seperti biasanya
Sakit yang belum pernah ia rasakan selama ia mendapat beberapa penyakit
Mungkin ini gejala kanker yang pernah ia dapatkan beberapa belas tahun lalu
Eve lega saat sudah di tangga terakhir yang artinya ia sudah akan duduk di sofa yang memang disediakan untuk mereka
Saat duduk tangan eve langsung di pasangkan infus oleh om nya karena terlihat kondisi eve yang semakin down
Jadilah eve duduk di kursi roda dengan infus di tangan kanannya
Selama acara berlangsung eve hanya menyandarkan kepalanya ke pundak Sehun karena ia selalu duduk di samping Sehun
Eve sendiri duduk di kursi roda sedangkan Sehun dan abangnya yang lain duduk di kursi
Eve sekarang sedang berdiri untuk bersalaman dengan tamu undangan
Setelah acara selesai Tiba-tiba eve jatuh pingsan ,Sehun refleks menggendong eve lalu membawanya ke dalam mobil
"Dekkk!!?"
"Jangan gini ahhh gak seru!!"
Sesampainya di rumah sakit mereka langsung membawa eve ke dalam ruangan ugd
"Bapak dan keluarga bisa tunggu di luar"
Kaki Sehun langsung lemas seketika dan terduduk di lantai ,yang lain juga hancur melihat keadaan eve
Kedua orangtua mereka sementara masih di rumah menangani tamu yang ada
*
*
*
Sekarang eve sudah di ruang rawat vip semua nya sudah ada di dalam ,ada yang tidur dan ada yang duduk
Seperti Sehun yang sekarang duduk di samping ranjang eve memperhatikan eve dan mengelus tangan eve
Kai juga berdiri bersama chanyeol di samping ranjang yang lain
Keadaan eve sekarang sedang kritis,oksigen menutupi hidungnya,infus di tangan kanannya,dan juga ada alat yang menempel di badannya
Suara alat membuat mereka semua panik dan segera memencet tombol emergency
Dokter dan suster akhirnya datang dan menyuruh Sehun,kai,cahnyeol untuk menjauh sementara mereka menangani eve
Semuanya langsung lemas saat alat yang di samping eve bergerak menjadi garis lurus
"EVE"
"Adek jangan tinggalin mama dekk"
Ya benar eve sudah di ambil tuhan dan meninggalkan mereka semua . Orangtuanya,abangnya,sepupunya,semuanya
*
*
*
Sudah seminggu peninggalan eve suasana rumah keluarganya masih saja sepi padahal penghuni di dalamnya sangat banyak
