Seorang namja mungil mengikuti di belakang namja tinggi berwajah pucat. Namja pucat itu hanya menyunggingkan sudut bibirnya mengejek, menyadari ada yang mengikutinya.
"Apa maumu? Bukankah kau mau berhenti mengikutiku?"
"Eum..a-aku..ma-maaf mengganggumu Sunbae."
"Mwo? Sunbae?" Mata Sehun melebar saat melihat 2 orang yang berbeda tinggi sedang tertawa berjalan di depannya. Dengan cepat ia membalikkan badannya dan menatap pria pendek itu.
"Eum~ a-aku menyukaimu Sunbae!" Namja pendek itu setengah berteriak sambil menunduk memberikan surat cinta kepada Sehun.
"Kau siapa?" Sehun memutar bola matanya jengah karena saat ini mereka menjadi pusat perhatian.
"Namaku Lee Dong Hyuck mahasiswa tingkat pertama Sunbae."
Sehun memijat tulang hidung atasnya sambil menghela nafas.
"Maaf, aku tidak tertarik. Sebaiknya kau berhenti mengikutiku."
Sehun berbalik melanjutkan perjalanannya kembali menuju kelas meninggalkan namja pendek yang diam termangu.
*****
"Demikian pembelajaran kita pada hari ini. Sebelum keluar kelas kumpulkan tugas yang minggu lalu saya beri. Saya tidak akan menerima tugasnya jika saya sudah keluar dari kelas. Tidak ada perpanjangan waktu." Dosen Jung yang terkenal disiplin memberikan perintah.
"Si bodoh itu." Sehun bergumam setelah mengumpulkan tugas.
"Siapa maksudmu?" Tanya Kai bingung.
"Tidak."
"Aaah~ maksudmu Junmyeon? Kau mengkhawatirkannya ya, karena dia tidak masuk hari ini?"
"Tidak, untuk apa aku khawatir?"
"Jinjja? Aku tak yakin." Kai menertawai Sehun membuatnya kesal.
"Diamlah kkamjjong!"
"Kau merasa rindu kan karena dia tak mengikutimu lagi?" Kai menaik-naikkan alisnya menggoda Sehun. "Dia tidak akan masuk kelas ini lagi sepertinya bro."
"Apa maksudmu?" Dengan cepat Sehun menatap Kai.
"Kau benar-benar tidak tahu apa-apa tentangnya ya? Kasihan sekali Junmyeon." Kai hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. "Dia kan sebenarnya tidak perlu mengambil kelas ini. Dia sudah mendapatkan nilainya saat matrikulasi sebelum kita resmi masuk kuliah."
"Kenapa begitu?" Sehun bingung.
"Dia kan diterima di kampus ini tanpa tes bodoh! Dia bahkan kemarin bisa memilih jurusan apa yang dia mau di fakultas kita ini. Akhirnya dia memilih jurnalistik."
"Tapi dia berangkat bersamaku saat tes masuk kemarin." Sanggah Sehun.
"Mungkin dia hanya menemanimu."
"Bukannya dia diterima jurnalistik karena tidak lolos di jurusan kita?"
"Tidak, setahuku dia memang memilih jurnalistik."
Sehun kemudian termenung berusaha mencerna informasi yang baru ia terima. Ia teringat dengan perkataannya pada Junmyeon yang mengejek dia karena tidak punya tujuan hidup.
"Dia kurasa tahu jurnalistik & HI Ada beberapa mata kuliah yang sama. Karena itu dia memilih kelas yang sama denganmu. Agar kalian masih bisa bertemu saat kuliah. Meskipun dia tak perlu lagi mengambil mata kuliah itu."
"Kenapa kau tahu semua itu?"
"Hey, hanya orang bodoh yang tidak tahu itu. Seluruh kelas juga tahu bagaimana Junmyeon berusaha memiliki waktu denganmu meskipun jadwal kuliah dia juga padat. Dia kan akan mengambil double degree."
KAMU SEDANG MEMBACA
Breakeven
Fanfiction"Sehunnie!!" "Bisakah kau tidak menggangguku?" "Aku tidak mengganggumu. Aku hanya ingin bersamamu." "Tch~ anak manja." "Hanya padamu." "Pergilah!" "Baiklah, aku pergi." "......." My first HunHo fic😆😆😆 Baru ada niat bikin di WP, selama ini bikin d...
