Setelah kejadian kemarin aku bangun dengan sendirinya tanpa alarm pada jam setengah empat. Lalu aku belajar untuk tryout. Mengapa aku jadi mandiri begini.
Aku berangkat sekolah lagi bersama Felix. Tapi di sebelah sekolah tidak ada orang yang biasa menungguku. Aku pamit dengan Felix kemudian berjalan menulusuri koridor.
Ditengah koridor aku dengan tiba-tiba ditarik dari belakang dan entah siapa itu aku tidak kenal dengan yang menarikku. Aku meronta-ronta untuk meminta dia melepaskannya tapi hasilnya nihil.
"Lepasin. Kalian siapa. Gue mau dibawa kemana?" Pertanyaan itu ku luncurkan ke muka mereka.
Mereka bertiga. Mereka juga belum menampakan mukanya masing-masing. Tapi yang dapat ku tanggapi adalah badan mereka yang sangat ideal.
Sampailah aku di gudang belakang sekolah. Perasaanku sudah tidak enak. Mereka melemparku ke tempat duduk di tengah-tengah dan mengikat tanganku dengan tali.
"Maksud kalian mau ngapain disini."
"Diam." Jawab perempuan dengan rambut pendek.
"Sebenarnya nama kamu siapa sih." Tanya perempuan yang berambut panjang.
"Apa perlu aku kasih tahu namaku."
*plak
Sial ia menamparku."Tinggal jawab susah sekali. Oke kita pertama saja deh yang memperkenalkan diri. Nama gue Joy. Yang rambut pendek itu Yeri dan yang mukanya aneh eh canda namanya Seulgi."
"Dih ke pd banget. Gue gak minta nama lo pada."
*plak
"Berani ya lo sama kita. Lo masih anak sma kita udah kuliah jadi jangan sok gaya."
"Please kak to the point aja soalnya gue mau ada tryout nih."
"Masih belum ngerti dia." Kata Joy ke Yeri dengan senyum sinisnya.
"Gini ya. Lo udah ngerebut cowok gue. Sebenernya tuh lo siapa nya dia. Sok deket banget. Kemarin juga sok jatuh segala. Kita cuman minta ini satu aja. Jangan deketin Taehyung lagi. Kalau kita lihat lo berduaan lagi awas aja." Lalu mereka melepaskan ikatannya dan pergi meninggalkan ku yang berada di tengah kebingungan.
Maksud mereka apa lagi. Gak jelas cewek cabe aja belagu. Emang dia siapanya Taehyung. Lagian gue juga gak peduli sama dia.
Seragamku lumayan lecek karena tadi selagi di ceramahi oleh tiga cabe aku meremas rok dan baju. Sebelum masuk ke kelas dan aku tahu aku sudah telat aku pergi ke kamar mandi untuk cuci muka. Pipiku merah akibat tamparan keras dari Yeri dan Irene itu. Kulihat seragamnya itu seperti seragam kuliahnya abang Felix.
Saat sampai di kelas aku melihat semuanya sedang fokus mengerjakan tryout. Aku lalu salim dengan gurunya dan duduk sembari mengerjakan soal tryout.
Bel istirahat berbunyi. Aku dan Choiwon menetap di kelas. Kemudian aku menceritakan alasannya mengapa aku telat masuk kelas.
Setelah mendengar ceritaku itu. Choiwon cukup kesal dengan perempuan yang membully ku tadi. Tapi aku masih bingung dengan mereka. Sebenarnya mereka itu siapanya Taehyung.
"Gue masih gak ngerti won. Mereka tuh mau apa dari gue. Minta gue ngejauh dari Taehyung juga emang gue jaga sedikit jarak sama dia. Tapi tadi mereka pake seragam kuliah yang sama sama abang gue jadi bisa tanya-tanya gitu loh sama Felix."
"Iya lo tanya aja sama abang lo dulu. Abang lo kenal apa gak. Nah nanti minta abang lo buat nge labrak cewek tiga itu untuk gak ngeganggu lo. Dasar cewek gak tau diri."
Sekolah sudah selesai maka aku senang sekali bisa pulang dari tempat horror itu. Tapi ingin rasanya ku ke caffe kesukaanku itu. Dan keinginanku itu mengalahkan keinginanku untuk pulang.

KAMU SEDANG MEMBACA
Latte| KTH
RomanceSeorang gadis yang tidak terlalu ceria. Ia sangat benci lelaki. Namun saat ingin membeli sebuah latte di caffe favorite nya ia bertemu laki-laki yang tak disangka akan menjadi pendamping hidupnya dan membuat hari-harinya cemerlang dari yang dulu. Wa...