Pada zaman dahulu kala, kira-kira 1000 tahun yang lalu sebelum Luxior mengalami revolusi. Peri-peri hidup berdampingan dengan ras yang berbeda-beda. Konon katanya perbedaan ras peri disebabkan oleh pusaka yang jatuh ke dunia peri. Dari negeri manusia.
Ras hanya ada tiga : Megatrix, Denada, dan yang terakhir Xyratrias.
Batu permata Ruby merah jatuh ke dunia peri. Para nenek moyang ras ini menempanya menjadikan ia senjata untuk bertahan hidup. Sebab ia kuat. Cahaya dari Ruby ini pun terbiaskan oleh sayap mereka. Semakin berevolusi warna merahnya semakin pekat. Mereka mewarisi gen tahan banting, begitu kuat dan keras kemauan juga tekad.
Ras Denada pun sama namun mereka adalah ras yang cerdas. Bijih Emas digali dipertambangan, mereka mencari pusaka mereka sendiri. Mereka jadikan itu peralatan alat musik mereka. Sebagian cahaya terserap menjadi kekuatan. Namun sebagian lagi sengaja mereka pelajari dan eksploitasi sendiri. Cerdas.
Apa hubungannya Cahaya batu pusaka dengan sayap peri? Sebab di dunia manusia tak akan ada yang tau kalau batu-batu kuno itu memiliki kekuatan supranatural. Yang bisa terserap oleh sayap peri yang ukirannya memadai. Hal ini berlangsung turun-temurun.
Ras yang terakhir adalah ras paling spesial. Ras yang pusakanya adalah sebauh batu intan permata. Putih. Bening. Ajaib. Indah. Ras terakhir mempunyai keterikatan kuat dengan alam sekitar. Mengapa mereka disebut spesial? Sebab putih jika dibiaskan akan menghasilkan 7 warna.
Merah dan kuning dari Xyratrias bahkan sama kekuatannya dengan Mengatrix dan Denada. Bisa kau tebak warna lain?
Jingga, Biru, Hijau, Nila, dan Ungu.
Kekuatan dasar mereka mengendalikan alam. Alam semesta. Mereka menduduki strata tertinggi dunia peri. Mengambil jabatan politik, memengang kendali perekonomian bahkan memimpin kemiliteran yang seharusnya di pegang Megatrix.
Timbulah rasa iri dari dua ras lain. Denada adalah otak dari semua ini dan Megatrix memimpin penyerangan atas Xyratrias. Mereka membentuk persatuan kedua ras hanya untuk memusnahkan Xyratrias.
Tentu saja tak semudah itu. Pemenangnya adalah peri biru, dan peri hijau. Namun 5 fraksi sisanya gugur sayapnya. Tetap kalah suara sebab hanya mereka yang bertahan hidup sedang Megatrix dan Denada bahkan bisa menyusun ulang strategi.
Peri Merah dan Kuning dari Xyratrias demi menyelamatkan sayap mereka, mereka menyelinap diantara pasukan oposisi. Keturunan mereka tidak diakui sebagai ras Xyratrias lagi, namun darah itu masih mengalir dalam darah mereka. Peri Jingga katanya juga ikut menyelinap namun ketahuan, ada yang bilang mereka dihabisi dan ditawan untuk eksploitasi pribadi tim oposisi, dan ada yang bilang mereka bersembunyi. Tidak ada yang pernah tahu.
Peri hijau dan biru berusaha membangun fraksi mereka sendiri, bernegosiasi dan berdamai dengan mereka. Saat itu pemimpin Xyratrias adalah peri ungu. Peri ungu yang dianggap pemegang kekuasaan tertinggi saat itu disegel kekuatannya oleh Denada. Mereka tak bisa apa-apa.
Apa yang terjadi pada warna lain? Mereka dibuang ke dimensi lain dibuat perbatasan antara dunia peri dan dunia penghianat. Kami penghianat? Justru kebalikannya! Kejam. Mereka tak sudi melihat sayap putih kami, mereka merubah struktur gen kami. Mereka jadikan sayap kami berbulu hitam. Agar tak bisa menyerap cahaya pusaka leluhur. Tapi sebagian dari kami memberontak. Pemimpin pemberontakan ini adalah Deventor, Yang Mulia Deventor. Ia kabur membawa kami yang tidak ingin ditindas. Disini kami bisa hidup bebas dengan sayap putih kami.
Apa yang terjadi pada peri ungu? Peri ungu adalah pemegang kendali politik. Kau seharusnya menjadi Ratu Selina. Aku amat menghormati mu sebagai abdi. Kekuatan peri ungu disegel agar kekuatan sejatinya tak muncul dan kembali mengambil alih kehidupan dunia peri. Yang jahat sebenarnya adalah ratu Luxior. Dalang dari semua ini. Lihat sayapnya. Licik. Dia mengambil semua gen peri dengan dalih agar bisa melindungi. Padahal dia hanya berusaha mengambil alih apa yang seharusnya peri ungu dapatkan. Ia bahkan menjaga batasan wilayahnya dengan jahanam. Menyebar fitnah antar kedua ras di dimensi yang berlawanan ini, membuat perang besar pecah dan batasan itu hingga sekrang dianggap mitos. Hmph Kekuatan nya tak akan ada apa-apanya jika garis keturunan murni sepertimu — Selina — dapat membangkitkan kekuatan.
Perihal mengapa sayap kami putih dan tidak berwarna-warni lagi? Sebab kami tak dapat membiaskan cahaya pusaka. Cahaya pusaka ras Xyratrias tersembunyi dibawah laut. Tak ada yang bisa mengambilnya. Terlebih lagi yang sayapnya sudah jadi hitam itu. Mati. Jangankan membiaskan. Menyerap saja mereka tak mampu. Maka dari itu warga Valentrinos kekuatannya serba manual. Tak ada lagi kekuatan supranatural ala leluhur kami.
Nah Sel. Kita sudah sampai di Kastil Yang Mulia. Siap balas dendam?
Vote and share.
KAMU SEDANG MEMBACA
Klandestin Mudita
FantasíaInilah "kebahagiaanku" Tentang sebuah kebahagiaan tersembunyi yang aku dapati dengan usaha penuh bayang-bayang Bimbang, hancur, dan mati, bersama rasa ini. Sedang dunia terus berjalan melewati masa dan asa, duniaku, juga dunia mu. Membentuk sebuah p...
