[MYSTIQUE BOND] : 1. Kisah Alpha Biru

385 40 0
                                        

Adalah Prajurit Vaan yang mengatakan, bahwa sang Putri Mahkota ditemukan tewas bersimbah darah di tepian Sungai Utara

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Adalah Prajurit Vaan yang mengatakan, bahwa sang Putri Mahkota ditemukan tewas bersimbah darah di tepian Sungai Utara. Lengkap dengan kedua sayapnya yang terpotong, dan bulu-bulu yang seharusnya berwarna putih bersih itu telah ternodai oleh cairan merah pekat yang berbau anyir besi.

Sang putri bunuh diri.

Tidak perlu banyak berkata, Raja Yuvin segera terbang mengibaskan sayap emasnya menghampiri sang putri, yang dengan nyata telah tergeletak tak bernyawa di atas tanah yang basah. Sang raja terdiam membisu, lantas membawa anaknya kedalam dekapan--berselimut sayap emasnya yang mulai bersinar.

Tidak. Sang raja pasti sudah tahu, jikapun cahaya dari sayapnya itu menyinari seisi bumi. Putrinya tidak akan pernah kembali. Tidak akan, jika saja ia tidak memaksa Sang putri untuk menikah dengan seorang pangeran dari Kerajaan Shaar.

Pangeran Jeffrey dari Kerajaan Shaar. Pangeran ke-3, yang baru dinobatkan sebagai Alpha Biru yang akan meneruskan tahta Kerajaan Shaar. Tepat diakhir tahun, pangeran Jeffrey akan dinobatkan menjadi raja di Kerajaan Shaar. Pangeran Jeffrey adalah pangeran yang amat dihormati di Shaar, namanya begitu tersohor ke seluruh penjuru negeri, begitupun Pulau Parcis. Ia adalah pangeran termuda, berbakat, tampan, dan amat disanjung oleh seluruh rakyatnya. Terlebih kini pangeran Jeffrey sudah resmi dinobatkan sebagai Alpha Biru. Status tertinggi setelah Alpha Dominan. Membuat reputasi sang pangeran semakin meninggi, hingga Raja Yuvin dari Pulau Parcis akhirnya melirik pangeran muda itu.

Sesungguhnya, Kerajaan Shaar dan Pulau Parcis sejak dahulunya sudah melakukan perang dingin. Dikarenakan daerah perbatasan yang masih diperebutkan oleh keduanya. Tapi, sampai saat inipun belum terjadi gencatan senjata-karena rakyat yang tinggal diperbatasan pun, tidak pernah setuju jika daerah mereka jatuh ditangan salah satu kerajaan besar tersebut.

Awalnya, Raja Yuvin tidak mempermasalahkan akan hal itu. Bahkan Raja Yuvin hendak melepaskan daerah perbatasan, agar bisa membentuk pemerintahan sendiri walaupun semua keputusan tetaplah berada ditangan kedua raja. Tapi, raja dari Shaar nyatanya bermain licik. Bersembunyi dibalik alibi bahwa ia tidak setuju jika daerah perbatasan memiliki pemerintahan sendiri, ya walaupun keputusan tetap berada ditangannya. Raja dari Shaar merasa, bahwa keputusan itu menyinggung harga dirinya sebagai raja di daerah perbatasan.

Raja Shaar tidak terima. Walaupun diplomasi telah dilakukan. Tetap saja hal itu tak mampu memadamkan api emosi dari raja Shaar. Ia merasa terkhianati oleh Pulau Parcis. Bagaimanapun, pemerintah kerajaan Shaar jauh lebih kuat dari Pulau Parcis. Hampir terjadi gencatan senjata, hampir, apabila pendeta dari kerajaan Shaar tidak mengatakan bahwa Putri Mahkota dari Pulau Parcis adalah mate pangeran ke-3. Putri Liora.

Putri Liora adalah keturunan langsung dari Dewi Elf, dan Raja Yuvin dari Pulau Parcis. Ia adalah gadis peri dengan mata berbinar hampir sebanding dengan sirius. Cantik rupawan dengan sayap putih nan berkilau yang melekat pada punggungnya. Begitu mempesona, dengan kulit keemasan khas orang Pulau Parcis. Itulah ia, Putri Liora yang adalah mate dari pangeran Jeffrey dari Kerajaan Shaar.

MYSTIQUE BONDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang