Two Months (?!)

1.2K 171 45
                                        


Irene mematut dirinya di depan cermin, perasaan dirinya baru saja membeli piyama ini dua bulan yang lalu, tapi kenapa rasanya bagian celana agak sempit. Merasa tidak nyaman ia pun memutuskan untuk menghampiri lemari dan mengganti piyama di tubuhnya dengan daster saja.

"Reen. Itu mesin cucinya sudah berhenti." Ucap Kyungsoo yang masih sibuk memasak sarapan untuk mereka berdua dan Jackson yang weekend itu memang tengah menginap.

Irene mempercepat gerakan mengganti bajunya lalu bergegas menghampiri ruang cuci yang terletak tidak jauh dari dapur tempat Suaminya berada.

"Suami masak apa?" Tanya Irene begitu melewati suaminya yang sibuk dengan wajan dan kompor.

"Nasi goreng." Jawaban Kyungsoo membuat Irene menghentikan gerak tangannya membuka tutup mesin cuci. "Duh Kyung, kok aku gak mau nasi goreng ya."

Kyungsoo membalik tubuhnya dan menatap Irene yang masih menatapnya balik. "Sudah mau jadi ini. Udah makan yang ada saja."

"Tapi aku kok pengen nasi uduk depan komplek aja ya Kyung."

Kyungsoo memijat pelipisnya, Bibi yang biasa membantu pekerjaan rumah tangga mereka sedang ijin pulang kampung. Maka dari itu lah meskipun sekarang hari Sabtu, dan Kyungsoo tidak ada jadwal ke rumah sakit lalu seharusnya menghabiskan hari ini untuk istirahat, ia malah sibuk membuat sarapan, sedangkan Irene membantu mencuci baju. 

Masalahnya nasi uduk yang Irene sebutkan tadi jaraknya lumayan jauh dari Blok F, masa iya Kyungsoo udah masak begini harus ke depan komplek juga.

"Coba kamu bangunin Jackson biar dia yang belikan."

"Okeh."



💐💐💐



Usai membereskan rumah bersama Kyungsoo, Irene pun memilih untuk bersantai di ruang TV. Irene tidak tahu persis program apa yang sedang ia lihat saat ini, cuma tampilan seorang beauty vlogger yang tengah melakukan treatment face mask di wajahnya mendadak membuat Irene melakukan hal yang sama. Irene pun bangkit dan memasuki kamarnya dan Kyungsoo, ia cari-cari scrub mask dan sheet mask yang ia punya, sayangnya kedua produk tersebut tidak bisa ia temukan bahkan di lemari tempat ia menyimpan stock skincare dan make up pun masih tidak bisa Irene temukan.

Irene pun keluar kamar dengan ekpresi merengut. Kyungsoo yang mendapati istrinya sudah duduk disampingnya lagi namun kali ini dengan hawa yang terasa tidak menyenangkan mau tidak mau pun jadi memperhatikan tingkah laku Irene sedari tadi. Apa ya hawa istrinya saat ini tuh membuat Kyungsoo merasa sedikit lagi erupsi gunung sepertinya akan terjadi dan itu membuat Kyungsoo jadi waspada.

"Chu, beliin Mbak Sheet Mask nya Innisfree dan scrub mask nya Klairs ya."

Jisoo yang tengah berada di kampus tentu sedikit kaget dengan permintaan Mbak Irene, "Aku di kampus Mbak."

"Pulang jam berapa?" Tanya Irene lagi.

"Sore mungkin."

"Yah."

"Sore aja ya nanti ku beliin terus aku ke rumah Mbak." Bujuk Jisoo setelah mendengar nada kecewa Mbak Irene disebrang sana.

"Enggak mau, Mbak mau maskeran sekarang." Tanda Irene begitu kekeuh.

Jisoo menggaruk tengkuknya semakin merasa tak enak. "Tapi kan aku di kampus Mbak enggak bisa cepet-cepet lagi bimbingan aku."

"Yah yaudah deh Mbak telepon Kyul aja. Tapi nanti kamu pulang kampus harus tetap ke rumah Mbak ya Chu." Tanpa menunggu Jisoo memberi respons Irene langsung mematikan sambungan telepon tersebut dan memencet nomer Kyulkyung.

S U A M ICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang