Tak ubahnya jarak
Sedari dulu hingga detik ini
Tak ubahnya rasa
Hingga inti ditikam mati
Teramat nikmat pedihnya nelangsa
Menusuk kelamnya kalbu
Kian suram warna kelabu
Bak nebula yang meredup
Tak ada harap kembali hidup
Tak ubahnya abai
Meretas rasa karena lalai
Jatuh tak ditangkap apalagi didekap
Luka tak diobati apalagi memiliki.
- Day -
#poemday
