bagai ombak ditepi pantai,
yang hanya datang sebentar lalu pergi.
aku tak mengerti..
kenapa ?
semua terjadi begitu saja.
rasa yang datang tanpa permisi.
dan tak kunjung menghilang.
ragaku sudah tak lagi membayanginya.
tapi rasaku masih terbawa olehnya.
sudah cukup lelah tuk bertahan.
titik terlemah dalam hidupku
sedang berteman dengan perasaanku.
kini kesendirian selalu membayangi,
tak ada harapan lagi.
masa lalu nya masih melekat di pikiran nya.
dan aku?
hanya pelampiasan lara.
kesedihanku masih sanggup bersembunyi dalam tawa,
tapi...
tawaku tak seutuhnya tentangmu.
tentang kesedihanku,
atau tentang luka yang kau buat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Barisan Pena
ŞiirSeluruh naskah sebelum engkau, Hampa Seluruh naskah setelah engkau, Hampa juga. Lantas, Ungkapan apa Yang bisa mendeksripsikanmu Tanpa kata? Kumpulan puisi dan sajak. Semoga bermanfaat:)
