(9)

33 16 1
                                    

Sella memasukkan makanan kedalam mulutnya tanpa semangat. Pikirannya melayang-layang entah kemana. Tiba-tiba ia teringat..

Ahh iya, ...

Sella tahu, ia harus bertanya kepada siapa.

***

"Hai Val, kamu lagi sibuk nggak?" tanya Sella

"Oh, enggak Sel. Ada apa?" kata Vallery

"Aku mau ngobrol aja. Oh iya, kalau kamu Vey?" Sella mengalihkan pandangannya kearah Veyna yang sedang memainkan handponenya.

"Ha, aku? Emm.. Enggak kok. Kenapa?" Veyna berjalan menghampiri  Vallery dan Veyna

"Ayo ke caffe coffelax dulu. Aku mau ngobrol nih sama kalian," kata Sella dengan nada manja.

Veyna dan Vallery saling bertatapan.
"Loe sehat kan Sel?" tanya Veyna.

"Udah ayo cepet, nanti aku traktir kok!" Sella menggandeng tangan Vallery dan Veyna menuju cafe coffelax.

"Nah, mau ngobrol apa nih sekarang?" kata Veyna setelah sampai dicafe.

"Emm.. Tapi kalian harus jawab jujur ya?" Sella tersenyum.

"Berarti kamu mau bertanya dong?" kata Veyna

Sella meringis, menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.

"Hehe, ya gitu deh." kata Sella seolah tak berdosa

Veyna memutar kedua bola matanya. Vallery yang melihatnya hanya bisa menahan tawa.

"Ya udah, nanya apaan?" tanya Veyna sambil menyeruput kopinya

Sella berdehem. "Apa perusahaan kita ini mempunyai misteri?" tanya Sella

Veyna dan Valery diam sejenak.

"Setahu gue sih nggak ada Sel." kata Valery

"Kenapa kamu nanya kaya gitu?" Veyna heran

"because.. Apa kalian nggak curiga tentang hilangnya karyawan selama ini?" alis Sella terangkat sebelah.

Veyna dan Vallery saling berpandangan. Sepertinya mereka tahu kemana arah pembicaraan Sella. Vallery meminum kopinya dan memandang kearah jalanan lewat kaca transparan untuk menghilangkan rasa gugupnya.

"Pliss, gue butuh informasi dari kalian soal ini. Gue nggak mau ada korban lagi." kata Sella memohon

"Sel, selama loe nggak ngelanggar aturan pasti loe nggak bakalan kenapa-napa kok!" kata Veyna. Vallery masih memandang jalanan kota yang tidak terlalu macet.

"Ya, tapi apa hanya karena ngelanggar aturan terus kita bisa hilang gitu aja? Kalau dipecat sih, oke fine. Tapi ini hilang Vey, hilang. Ini semua nggak wajar, okay?" Sella menahan emosinya.

"Terus loe mau ngapain?" kata Vallery yang kini menatap Sella

"Gue mau mecahin semua kasus ini, misteri ini Val. Maka dari itu gue butuh informasi dari kalian, pliis" Sella terlihat memelas.

Don't connect√Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang