Sella mengambil tissue disampingnya yang mana telah disediakan dikamar mandi, lalu mencoba mengelap permukaan cermin tersebut.
Yang terjadi adalah permukaan cermin yang semakin tebal embunnya,bukannya hilang karena dilap oleh Sella.
"Ckk, kok malah makin tebal sih. Padahal kan nggak dingin sama sekali disini," kata Sella masih mencoba mengelap cermin.
"Nah.." Sella tersenyum karena bagian pojok cermin yang dilap nya sudah tidak berembun. Lalu ia melanjutkannya hingga kebagian cermin yang lainnya.
Tapi saat berada dibagian tengah cermin...
Terdapat pantulan bayangan dari sosok penampakan yang menakutkan. Sella bergetar merasa takut. Embun dibagian tengah cermin yang belum selesai dibersihkan Sella kini lenyap sendiri. Memantulkan bayangan sosok yang mengerikan secara jelas.
Sontak Sella menoleh kebelakang, namun tak ada apapun disana. Ia kembali menoleh kedepan, alangkah terkejutnya bayangan tersebut sangat dekat dicermin.
Sella menjerit, keluar dari kamar mandi dengan berlari. Sampai didepan pintu, ia tergelincir hingga jatuh dengan posisi duduk diatas lantai.
"Aww.." rintih Sella
"Hloh Mbak, Mbak nggak apa-apa? mari saya bantu," kata petugas cleaning service yang datang entah dari mana
"Maaf Mbak, ini tadi lantainya habis saya pel. Jadinya agak licin." imbuh cleaning service tadi
"Iya nggak apa-apa kok." kata Sella setelah berdiri.
"Mbak tadi kenapa dikamar mandi? Kok teriak?" katanya lagi
"Oh, itu.. Tadi ada kecoak. Tolong nanti kamu periksa ya?" alasan Sella
"Oh, iya Mbak. Maaf nanti akan saya periksa."
Sella hanya berdehem lalu melangkah menuju meja kerjanya. Beruntung lantainya sudah agak kering, jika tidak mungkin kini pakaiannya sudah basah. Ewh.
Sella duduk termenung. Sepertinya ia masih terbayang kejadian dikamar mandi tadi. Sedetik kemudian, ia mengambil ponselnya lalu mengetuk-ngetukkan jemarinya diatas layar ponsel. Sepertinya ia sedang mengirimkan pesan kepada seseorang.
Setelah itu, ia menghela napas lalu melanjutkan pekerjaannya sambil membaca do'a sesuai saran tante Karim.
Tuing..
Ponsel Sella berbunyi menandakan ada pesan masuk. Ia tersenyum membaca isi pesan tersebut. Entah dari siapa dan apa isinya. Sesaat kemudian,ia mengetik dan membalas pesan tersebut lalu memfokuskan matanya lagi kelayar komputer.
Seusai pulang kerja, ia berada dikedai depan perusahaan bersama kedua temannya. Eh ralat, kedua sahabatnya yang tak lain adalah Vallery dan Veyna.
Sepertinya mereka membicarakan sesuatu yang serius seperti kemarin. Sambil sesekali mereka memasukkan sesuatu kedalam mulutnya lalu mengunyahnya dan menelannya.
"Jadi gimana, beneran berhasil?" tanya Sella
"Eits, jangan meragukan gue ya?!" kata Veyna bangga

KAMU SEDANG MEMBACA
Don't connect√
Horror( Complete√) #wattys2019 Dikantor,yang namanya sambungan internet sangatlah diperlukan. biasanya dikantor akan dipasang yang namanya jaringan Wi-Fi untuk memudahkan semua karyawannya menyelesaikan pekerjaannya. namun, percaya tidak percaya ada sebu...