Arziana Pov :
Sebuah tepukan di pundak-ku membuyarkan lamunan tentang masa lalu ku.
"Lo kenapa na ?" tanya Kayla.
Aku menengok dan mendapati Kayla sedang menatap ku dengan pandangan sedih.
Haaah Kayla kenapa dia menatap ku dengan pandangan seperti itu sih.
Aku tersenyum simpul." Gue gapapa Kay, lo kenapa sih dari tadi nanya gue kenapa mulu?" Masalahnya aku risih kalau dia memberikan tatapan iba nya itu.
Kayla duduk disebelah ku."Apa dari tadi lo gak nyadar kalau lo itu nangis?"
Aku terkisap, dan langsung menyentuh kedua pipiku, ternyata benar ada air di pipiku. Aduh Nana idiot banget sih.
Tapi kok Kayla tumben gak cerewet ? Apa dia ada masalah. Ku lirik Kayla yang sedang menghela nafas kasar." Kay, Lo kenapa?"
Dia terlihat gelagapan lalu tersenyum ... kikuk (?)."Err .. Gapapa kok."
Gak mungkin Kayla seperti ini jika tidak ada masalah." Lo masih anggep gue sahabat lo kan ?" Tanyaku.
Kayla mendelik." Masih lah autis." Ucapnya sebal.
Aku cemberut. Harus ya pake autis."Makanya cerita." Tuntut ku.
Kayla menggigit bibir bawahnya." Err tapi kalau gue cerita lo jangan ketawa ya."
Aku mengangguk.
Kayla tampak menggaruk tengkuknya."Eum .. Gimana ya, Jadi gini ada pelanggan Cafe kita namanya Ryan dia itu cowok ganteng yang selalu duduk di meja nomor 5, dia dateng hampir setiap hari ke Cafe kalau jam makan siang,--"
"Terus masalah nya apa ?" Potongku.
Kayla mencebikan bibirnya."Gue kan belum selesai ngomong Idiot."
Kenapa Kayla memanggil ku dengan sebutan-Sebutan itu sih. Issh nyebelin.
Kayla tampak mendengus ketika mengingat sesuatu."Bayangin aja na, cowok gila itu nembak gue didepan banyak orang." Pekiknya.
"Terus lo terima gak ?" tanyaku antusias.
Kayla mendelik lalu melipat tangan di depan dada." Gak lah, Kenal aja nggak maka dari itu gue nyiramin jus jeruk punya dia ke jas mahalnya itu." Jelasnya.
Mataku melebar. Gila kali si Kayla, Ntar kalau tuh cowok kesel terus guna-guna Kayla gimana ? Oke yang ini terlalu lebay.
"Gila lo." Aku terkekeh setelah mendengar cerita Kayla ini, Kok ada ya cowok absurd yang nembak Kayla gitu aja.
"Mau aja tuh cowok sama lo yang udah kayak preman tanah abang ini." Gumamku dan di balas dengan tatapan sinis Kayla.
"Huee Nana katanya gak bakal ngetawain, ini apa ? dasar." Pekiknya sebal.
Aku tertawa karena berhasil menggoda nya.
"Ehh na, Lo gak bilang kan lagi nginep di rumah gue ke Raffa?" Tanya Kayla.
Aku mengangguk."Nggak, Gue cuma bilang kalau gue nginep di rumah temen."
Kayla Mengangguk singkat. "Oke deh!"
Dan malam ini aku habiskan dengan bercurhat-curhat gaje dengan Kayla.
Jadi teringat kembali waktu zaman SMA. Bedanya sekarang kami hanya berdua.
---------------------
Raffael Pov :
Arziana Eleanor Audrelle
KAMU SEDANG MEMBACA
Black Marriage
Storie d'amoreSuami Ku 'Mantan' Sahabat ku Yang gak pernah peka akan perasaan-ku - Arziana Eleanor Audrelle Dulu 'Dia' sahabat karib-ku, tapi sekarang dia adalah wanita yang paling aku benci - Raffael Adzra Khaikal WARNING!!! Ini hanya cerita gaje yang lahir dar...
