Tak lama setelah itu,mereka sudah sampai ditempat tujuan. Masing masing dari mereka menuju tempat parkiran mobil[emng keparkiran mobil lah. Gimana sihh autor gaje bat deh. Ya kali ketempat parkiran motor] setelah itu mereka turun.
Leona dgn Rafa,Bella dgn Rafli,Eqa dgn Farel,Echa dgn Rey,Dian dgn Alfa,Aileen dgn Haikal, dan Alle dgn Devan.
Leona dgn Rafa berjalan berdua menuju rak rak yg berhubungan dgn buku dan setelah itu mereka menuju ruangan yg menyediakan pakaian.
Sementara itu,pasangan Bella dgn Rafli terkesan biasa saja krn mereka sm sama cuek.
"Hmmm... giman-" ucap Bella dan Rafli bersamaan.
"Lu aja yg luan ngomong." Ucap Rafli.
"Gimana kalo kita main timezone?" Saran Bella. "Oh ya,lu td mau bilang apa?" Lanjutnya.
"Gue tadi juga mau bilang itu,yauda kuy kesana." Ucap Rafli dan dijwab anggukan kecil oleh Bella.
Dilain sisi,Eqa dkk yg tersisa terlihat begitu akrab.
.
.
.
Setelah selesai membeli barang barang yg mereka inginkan,mereka semua janjian untuk ketemu di sebuah cafe yg ada ditempat yg sm.
.
.
.
Semua telah berkumpul ditempat yg sudah ditentukan. Yaitu,sebuah cafe clasic yg ada di dalam mall tsb. Mereka memesan makanan dan minuman dan setelah selesai makan,mereka tidka langsung plg dikarenakan ada sebuah hal kecil yg ingin disampaikan Rafli.
Keadaan disini secara tiba tiba menjadi hening. Semua pada sibuk memainkan handphone ny masing masing. Dan,tanpa disangka Rafli mencairkan suasana keheningan disini.
"Disini kalian semua bakal jadi saksi hari kebahagiaan gue." Ucap Rafli dgn suara yg lumayan keras sampai2 mereka semua langsung meletakkan handphone ny secara spontan diatas meja. Semua hanya membisu memandang wajah keseriusan Rafli. Mereka semua terheran. Kenapa? Karna sebelumnya Rafli tdk prnh seperti ini. Bahkan Rafa dan teman2nya saja tidak pernah melihat Rafli yg ky sekarang dgn mimik wajah yg serius sngt sngt serius.
"Jadi disini tuh gue mau ngungkapin perasaan yg udh gue pendem sendiri." Ucap Rafli.
"Bela,gue udah lama suka lu dan gue ga bisa lagi nahan egonya gue buat nutupin ini semua. Dan sekarang perasaan suka gue itu udh berubah menjadi syang. La,lu mau ga jadi pacar gue?" Ucap Rafli smbil menggenggam tangan Bella.
Setelah mendengar kata2 yg terlontar dr mulut Rafli,Bella langsung melepaskan genggaman tangan Rafli. Bella menarik tangan Leona dan mereka pun menuju toilet cafe itu.
Setelah sampai.....
"Masa iya sii Na,Rafli syg gue. Gmn nih Na?apa gue terima dia aja?" Ucap Bella.
"Menurut gue sih lu terima aja. Tapi skrg kuncinya ada di lu nya. Gmn menurut lu yg bagus lu lakuin."
"Yauda deh Na. Gue terima aja lah."
Setelah itu mereka kembali ketempat tadi. Bella duduk disamping Rafli.
"Jadi gmn jawaban lu La?" Tutur Rafli memulai pembicaraan.
"Iy,gue mau." Jwbnya.
"Okeh skrg brarti udh resmi nih hubungan lu Fli. Skrg gue minta pj nya dong." Ucap Leona dgn senyum jahilnya.
"Kalo soal pj mah gampang. Jadi,karna gue yg baru jadian dan yg harus bayarin pj itu si Rafa." Canda Rafli.
"Ngaco bat si lu Fli." Protes Leona.
"Nah,makanya Fli jan ngaco lu. Marah kan cewenya." Ucap Rey menggoda Lrona supaya Leona marah.
"Bodoamat. Gue ga denger." Ucap Leona cuek.
"Udahlah mendingan langsung balik aja deh." Ucap Dian.
"Oke gue bayar dulu lah." Ucap Rafli sambil berjalan menuju meja kasir.
Tak lama setelah itu,Rafli kembali. Dan mereka segera berjalan menuju parkiran mobil.
Btw waktu udh dimobil Leona udh g ngambek lagi ya :")
🙏🏻Salam Membaca🙏🏻
Tertanda
Author
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjalanan Tujuh Sekawan [[ REVISI ]]
Fantasía⚠ʷᵃʳⁿⁱⁿᵍ⚠ ※Cerita baru di revisi, jadi harap baca ulang agar sesuai dengan alur cerita. ※Typo bertebaran! ━━━━━━━ •♬• ━━━━━━━ Cerita ini merupakan kisah perjalanan tujuh orang sahabat diantaranya: Bella yang suka ngomong ceplas-cep...
![Perjalanan Tujuh Sekawan [[ REVISI ]]](https://img.wattpad.com/cover/182274533-64-k336580.jpg)