Kisah cintaku memasuki tahun pertama semakin manis bersama kehadiran Taehyung. Selayaknya orang lain keseharianku dan Dia yang punya kesibukan masing-masing. Aku yang selalu fokus dengan pekerjaanku dan Taehyung yang mulai fokus dengan skripsinya. Tak lupa dengan Jimin yang juga fokus dengan skripsi dan stok narkobanya.
Tidak ada yg berubah dari keseharian Kami. Alkohol, Narkoba dan jatah langganan Biologis bersama Taehyung setiap harinya sebelum tidur.
.
Selesai melepas kebutuhan Biologis, Aku dan Taehyung selalu mempunyai waktu untuk saling terbuka soal keseharian.
"Tae, bagaimana dengan skripimu?"
"Lancar sayang, hampir selesai. Doakan aku untuk dapat menyelesaikannya dengan cepat. Agar bisa cepat mempunyai pekerjaan tetap dan bisa cepat melamarmu, cantik." Jawabnya sembari mengelus pipi gembilku.
"Ngawur! Restu Ibu aja belum pernah aku dapatkan sudah hampir 1 tahun hubungan kita."
"Sayanggggg..... Jangan begitu. Semua pasti ada jalannya. Kamu tenang yah, cantik."
Taehyung selalu memberi kepercayaan padaku soal Sang Ibu yang belum bisa menerimaku. Mungkin tak akan bisa. Taehyung itu anak lelaki satu-satunya dalam keluarga Kim. Penerus Kim Corp paling dipercayai Sang Ibu.
Flashback
Taetae
Sayang, sore ini setelah pulang kerja Aku jemput seperti biasa yah. Setelah itu kita makan malam bersama Eomma, Appa dan Nunna. Kebetulan Appa berulang tahun hari ini, aku berniat mengenalkan calonku kepada keluarga.
Love you 💜
Aku sungguh kaget saat membaca pesan dari kesayangan di jam makan siang saat bekerja. Hampir sejam aku memikirkan isi pesan Taehyung bahkan mengabaikannya untuk membalas.
Taetae's Callings....
"Halo tae"
"Kenapa pesanku tidak kau balas, cantik?"
"Taeeee, jujur Aku sungguh bingung tae, aku.. aku hanya takut tidak bisa diterima dikeluarga Kim"
"Sayang, dengar aku. Percaya padaku semuanya akan baik-baik saja. Jadi? Mau kan?
"Baiklah, terserah kau saja."
"Terima kasih cantikku.."
Dapat kutau dari suara Taehyung dia sungguh bahagia Aku mau menuruti permintaannya. Tapi semua tidak seindah yang kami bayangkan.
.
"Kamu siapa?" Tanya Nyonya Kim ketus
"Jeon Jungkook, Nyonya" Sopan kujawab tapi tubuhku kaku.
"Apa pekerjaanmu?"
"Kau turunan keluarga Jeon, apa usaha keluargamu?"
"Sudah sejauh mana perusahan keluargamu?"
Banyak pertanyaan detail kepadaku dari Nyonya Kim. Dan Taehyung tau Aku sudah mulai takut dan bergetar.
"Eomma.. sudahlah mari Kita makan." Taehyung memohon Sang Ibu
Tidak dengan Tuan Kim dan kakak dari Taehyung Kim Jennie yang mempunyai fikiran terbuka dan mau menerimaku.
"Tae, manis sekali kekasihmu." Puji Kim Jennie
"Tae mengapa kau baru mengenalkan kepada Appa? Jika tahu calon menantuku secantik ini akan Appa jadikan penerus keluarga Kim secepatnya."
Ya, keluarga Taehyung memang menerima soal kelainan seks yang dimiliki Taehyung. Tapi tidak dengan Sang Ibu yang bisa menerima bibit bebet bobot turunan dari kalangan bawah.

KAMU SEDANG MEMBACA
Jatuh Hati
Randomperjalanan hidup sepasang pecandu yang selalu menjaga hati hingga akhir hayat. 18+ BxB Mpreg