Jisoo dan Rose adalah Kakak beradik. Mereka mempunyai teman sepermainan bernama Kim Taehyung. Rose tetap bertukar kabar saat Taehyung pindah keluar Negeri. Bahkan Taehyung mengatakan saat ia kembali ke Korea suatu saat nanti. Rose adalah orang perta...
Rose bermain bersama penghuni panti asuhan. Senyuman tulus dan tawa keceriaan tak pernah luput dari terukir dari sudut bibir berwarna pink itu. Rose dapat merasakan seperti apa rasanya tubuh tanpa didampingi Ayah dan Ibu. Bedanya ia lebih beruntung, karena ia miliki keluarga yang masih mendukung situasinya. Jika mengenai kerinduan kepada sosok Ibu atau Ayah, Rose tentu menjadi orang yang paling memahami.
Rose sedang mengajari anak-anak belajar bahasa Inggris, tanpa sadar jika perbuatannya dapat membuat Taehyung tertegun, sebab terpesona. Adik Iparnya itu memperlihatkan sisi lain dari dirinya yang belum pernah Taehyung lihat sekalipun. Ini adalah sebuah kejutan baginya. Ia turut senang dan bahagia, karena semangat dari Rose. Dalam diamnya ia memperhatikan Rose. Taehyung merasa kerja jantungnya menjadi lebih aktif, tapi Taehyung berpikir kemungkinan itu dikarenakan ia terlalu senang.
Keduanya masih bercengkerama dengan penghuni panti asuhan. Rose duduk bangku taman dan Taehyung bermain sedang mengejar Younghoon sampai Pinky memanggil Taehyung dan memberinya sesuatu.
"Untuk apa ini?," tanya Taehyung bingung. Pinky meminta Taehyung mendekat. Anak gadis cantik itu berjinjit untuk dapat berbisik ditelinga Taehyung. "Tae Oppa harus melakukannya?," tanya Taehyung menatap heran Pinky, Namun sebuah anggukan membuat Taehyung pasrah dan berniat menuruti kehendak dari gadis kecil itu. "Baiklah ... Untuk Pinky akan Tae Oppa lakukan." Taehyung tersenyum tipis.
Taehyung berbalik lalu selangkah demi selangkah ia mendekati seseorang. Hanya bersisakan lima langkah, maka Taehyung akan sampai berhadapan dengan perempuan yang sedang duduk bersantai. Sekarang perempuan itu menatap Taehyung tepat pada manik coklat kehitaman. Sebelum Rose bersuara Taehyung lebih dulu memberikan buket bunga kecil yang sengaja dikumpulkan oleh Pinky jadi satu. Pinky tersenyum polos melihat Taehyung menyerahkan bunga olahannya dan yang lebih membuatnya senang Rose menerima buket bunga itu.
Chan Woo menyerahkan mahkota bunga karyanya untuk dipadupadankan diatas kepala Rose yang ia berikan melalui tangan Taehyung.
Taehyung berjongkok untuk masangkan flower crown itu. Keduanya saling pandang, tatapan keduanya terkunci seolah hanya mereka berdua yang ada. Rose tersenyum seraya menyerap wangi dari bunga ditangannya. Ia mengangkat kepalanya dan masih mengulas senyuman terpatri diwajah cantiknya. Alangkah indahnya pemandangan saat ini, Taehyung tak bisa memalingkan pandangannya kelain arah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
DEG ...
Taehyung menyentuh dadanya yang berdegup kencang. Efek dari senyuman Roseanne sungguh luar biasa.
"Yeppeo ..." gumam Taehyung masih tak mau lepas memandang Rose dihadapannya.
Dan saat itu juga Taehyung juga mendengar suaranya terbagi menjadi dua.
"Yeppeo ..." pujian itu keluar dari bibir Taehyung kecil. Gadis dihadapannya hanya tersenyum malu.
"Chaengie ..." sekilas senyuman manis gadis kecil terlintas dipikirannya.