←lima→

13.6K 2K 441
                                        


Maaf telap update :(

Semoga suka, selamat membaca, enjooy!



×××





PLETAK!


"JANGAN BOHONGI HYUNG LAGI, ATAU KAU AKAN KELAPARAN SAMPAI MATI!"


Kalimat terakhir yang di teriakkan Seokjin setelah memukul dahi Jungkook pelan dengan spatula dan pemuda berbahu lebar itu keluar, tak lupa membanting pintu.



Jungkook dengan wajah miris mengusap-usap dahinya dengan telapak tangan. Matanya berkaca-kaca. Jantungnya juga berdebar karena kaget. Tega sekali Seokjin hyung!


Jungkook janji akan membocorkan aib-aib Jin hyung pada Namjoonie hyung jika berkunjung nanti. Ingatkan si manis akan hal itu!




Masih dengan kekesalannya karena terkena pentung spatula dan tidak di percayai—tentu saja, orang aneh itu menghilang— Jungkook berjalan ke pantry. Meraih gelas dan minum.



Tilulit.



Ponsel Jungkook berdering, namun anak itu lupa di mana ia terakhir kali meletakkan. Jungkook berlari kekamar dan mengobrak-abrik ranjang. Juga membuka ranselnya yang tergeletak di atas lantai. Tidak ada.


Tilulit.



Jungkook keluar lagi. Deringannya seperti mengikuti kemanapun Jungkook pergi. Juga rasanya panggilan masuk itu tak juga berhenti, Jungkook jadi frustasi sendiri.


Si manis menghempaskan diri kesofa. Dan sesuatu mengganjal di saku celana belakangnya membuat Jungkook terlonjak. Saat dia meraba dan merasakan sesuatu di sana, pipi Jungkook memerah malu.


Ponselnya di sana. Berdering manis berkali-kali.



"Yeo-"


'YAK JUNGKOOK-AH! DI MANA KAU?!'


Jungkook menjauhkan ponselnya dari telinga saat suara Jennie menggelegar dari sana. Rasanya gendang telinga hampir pecah.


"Aku di apartemen, kenapa?"


'KAU TAHU HEH, KAMI KHAWATIR MENCARIMU! KAU BILANG KE TOILET, TAPI BERJAM-JAM TIDAK BALIK! LALU—'


Suara teriakan Jennie berhenti, Jungkook diam mendengarkan. Dan mendengar suara ribut gadis-gadis di seberang telepon.


'Jangan teriak-teriak, Kai melihatmu dari sana! Aku malu tahu!'

'Eonnie aku sedang berbicara dengan anak gembul ini!'


'iya tahu, tapi jangan teriak-teriak. Kita jadi pusat perhatian!'


Jungkook mengernyitkan kening mendengar perdebatan gadis-gadis cerewet di sana. Namun bibirnya terkikik kecil.


'Aku saja yang bicara dengan Kookie! Yeobo Jungkook, masih di sana? Di sini Lalisa Manoban!'


"Iya Lisa, aku di sini. Kenapa sih ribut sekali?"


'Yak Jennie, turun dari meja! Astaga~'


Suara Rosé berseru membuat Jungkook penasaran apa yang di lakukan si jutek Jennie saat ini.


'Hehehe, hanya masalah kecil. Masalah besarnya kau! Tunggu di sana, kita on the way!'


Pip.




Possessive Demon - T.KTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang