Happy reading guys...
Jangan lupa voted and koment..
PAGI ini April benar benar di buat kaget oleh sebuah pesan yang baginya akan segera mematikan dan menghancurkan sebagian hidupnya.
Ia terus mondar mandir di dalam kamar miliknya sejak beberapa menit yang lalu sejak pesan itu masuk ke ponselnya.
Ia menyandarkan kepalanya di dinding dengan meletakkan jidat nya di dinding bercat putih kamarnya.Dengan hembusan nafas kasar yang sedari tadi terus ia lakukan.
Kepalanya terasa begitu berat akibat pesan itu,yang seketika membuat nya menjadi linglung dan begitu bodoh.
Drrtt..drrtt..
Ponselnya kembali bergetar seperti tadi.Langsung ia mengahpiri ponselnya yang terletak di atas tempat tidurnya tepat di atas bantal yang ia kenakan.
Ia kembali membaca pesan yang masuk dan benar saja tebakannya bahwa pesan itu dari nomor yang sama dari pesan sebelumnya.
"Dua puluh menit dari sekarang waktu mu untuk sampai di rumahku"
Ia terlonjak kaget membaca pesan tersebut.Dua puluh menit oh tuhan bahkan untuk wajah nya saja pun belum ia basuh sejak bangun tidur tadi.
Apalagi dengan tampilannya yang seperti ini.Rambut mengambang ke atas seperti singa pipi sembab yang menandakan bahwa ia benar benar baru bangun dari tidurnya serta piama tipis yang ia kenakan.
Okey tarik nafas mu April jangan takut.Ini kan keputusan kamu?Inikan pilihanmu?berarti kamu siap kan atas konsekuensi yang terjadi padamu?Yaudah ayo tunjukkan.
Keberanian April benar benar di uji kali ini dan menyerahkan segalanya adalah opsi paling tepat untuknya kali ini apapun yang terjadi hadapi.
****
Aku memanggil salah satu angkutan umum untuk mengantarku menuju kerumah sang pengirim pesan itu.Nafas ku tersengal sengal akibat aku yang terburu buru.
Aku keluar dari kontrakan ku dengan menggunakan shirt polos berwarna merah dan jeans biru muda untuk menutupi bawahan ku dan menggunakan sepatu pansus berwarna hitam,serta tas selempang untung menaruh uang serta handphone ku dan jangan lupa bahkan aku tadi tak sempat mandi.
Bahkan aku baru sempat mengoleskan lipkream saat aku berada di angkutan ini.Ku oleskan tipis lipkream berwarna merah muda di bibirku agar memberi sedikit warna di bibirku yang sedikit pucat lalu ku biarkan rambut ku yang ikal bergelombang berwarna hitam pekat tergerai hingga menutupi pundak ku.
Ku lihat arloji yang melingkar di pergelangan tangan ku aku hanya mempunyai waktu sepuluh menit lagi untuk sampai disana.
Ya ampun aku harus gimana ini,aku tak yakin sampai tepat waktu di sana dengan kondisi seperti ini dengan jalanan yang benar benar macet di tambah ada pengalihan karena ada perbaikan jalan.
Tepat saat angkutan ini berhenti aku pun turun dan memberikan uang kepada si sopir.
Aku berdiri di depan salah ruko lalu ku keluarkan ponsel ku untuk memesan ojek online agar sampai lebih cepat disana.
KAMU SEDANG MEMBACA
#MY BASTARD BOS
General FictionKisah cinta Alan dan April memang begitu rumit, dan memang itu semua adalah perjalan hidup. Benci bisa menjadi cinta dan begitupun sebaliknya. Alan, siapa yang tak mengenalnya pria tampan dengan seluruh kekayaannya membuat ia dinkelilingi seluruh w...
