SEMBILAN BELAS

2.8K 175 3
                                        

Kamar minho dan jisung sekarang sangat sepi karena memang 1 kamar mereka hanya berdua. Mereka memang sangat beruntung sekali padahal teman2nya pada susah mendapatkan privasi.

Hari juga sudah malam dan jisung baru saja selesai mandi. " mandi gih kak.." kata jisung sambil mengeringkan rambutnya.

" kalo gak mau gimana?" Tanya minho masih setia dengan kasurnya.

" ih.. bau tau gak?" Kata jisung sambil melipat tangannya ke dadanya. Minho bangkit dari tempat tidurnya dan melihat jisung dengan keadaan rambut yang masih basah.

Minho berjalan mendekat dan mendekat sampai mukanya sangat dekat. Sepertinya malam ini dirinya sudah mulai khilaf, ia melihat bagian bibir ceri jisung.

" k-kenapa kak?" Tanya jisung dengan salting.

Minho pun jalan mendekat dan makin mendekat sampai muka mereka hanya beda satu senti. Tapi baru aja mau begituan, chan dengan rese gedor2 pintu.

" sialan." Kata minho terus buka pintu dengan muka kesel.

" apa??" Tanya minho.

" sorry gw ganggu honeymoon lu.. tapi gw mau minjem hoody lu. Mau jalan keluar gw sama seungmin.." kata chan sambil tersenyum gak berdosa.

" gak modal banget." Minho pun ngambil hoody yang ada di koper kecilnya terus lempar ke chan.

" udah sana pergi.." kata minho kesel.

Chan pun langsung pergi dan minho nutup pintu kamarnya. " astagfiruallah.. dek.. jangan keluar dengan keadaan kek gini ya?" Tanya minho sambil mengusap mukanya kasar.

Jisung sebenarnya bukanlah pria yang sangat polos jadi ia mengerti maksud minho. Senyuman kecil pun terukir dimuka jisung dan tangannya dengan iseng mengelus pipi dan bibir minho dan .

" kenapa?? Kan gak ada orang~" kata jisung dengan suara yang diimut2in. Minho hanya mengambil nafas berusaha gak denger.

Chu~

Jisung langsung cium pipi minho dan pergi lanjutin mengeringkan rambutnya. Sedangkan minho, di berdiri dan mengangkat jisung.

" arghh.. kak.. jangan tiba2.." kata jisung tapi gak didengar sama sekali oleh minho. Ia malah lanhsung melemparnya ke kasur.

Jisung hanya bisa pasrah aja yang dilempar. Sekarang posisi mereka tuh.. jisung dibawah dan minho diatas. Mereka saling natap satu sama lain dan minho pun mulai ingin mencium bibir cherry milik jisung.

Jisung hanya menelan ludah dan memejamkan matanya sampai ia merasakan ada yang kenyal menempel di bibirnya.

.

" kak.. laper. Cepet bangun.." kata jeongin sambil menggoyangkan tubuh hyunjin. Tapi hyunjin sama sekali gak gerak kayak orang mati.

" dek.. cowo lu kok kebo banget sih?" Tanya kevin.

" kasih holy water aja.. mungkin dia bangun." Kata hwall dan kevin ngangguk setuju.

" holy water apaan kak?" Tanya jeongin bingung.

" liat ya.." kevin mengambil air yang ada di meja terus meminumnya. Saat air sudah memenuhi mulut kevin, dirinya langsung menyembur kearah hyunjin.

" YAK!!" Hyunjin bangun dengan keadaan kesal.

Hwall sama kevin ketawa tanpa merasa berdosa sedangkan jeongin ngambil handuk kecil terus lap muka hyunjin. " bukan aku yang nyuruh ya kak..." kata jeongin dan hyunjin ngangguk karena memang dirinya tau jika kekasihnya gak akan melakukan hal seperti tadi.

Hyunjin menatap kevin dan hwall tajem tapi yang di beri tatapan tajam itu hanya tertawa lepas sambil berpelukan. " KEVIN!! GW TAU INI ULAH LU!!" hyunjin berdiri dan ngejar kevin.

Karena mereka berdua kejaran2an, hwall sama jeongin jadi di tinggal.
" kak, mau makan sarapan berdua aja?" Tanya jeongin dan hwall ngangguk setuju.

" setelah itu ayo kita main di pantai. Pagi2 begini pasti udaranya seger banget." Hwall pun rangkul bahu jeongin dan pergi ke lantai bawah.

Hyunjin dan kevin balik lagi ke kamar, ia melihat kamar kosong dan dirinya menatap kevin tajem. " sialan lu.. padahal gw mau date ama jeongin." Kata hyunjin dan tinggalin kevin yang hanya tersenyum.

.

Dari pagi2 buta changbin dan felix sudah ada di Seongsan ilchulbong dan tempat penginapan nya dekat dengan tempat itu. " sunrise nya tadi indah banget.." kata felix dan melingkarkan tangannya.

Changbin hanya ngangguk kecil aja sambil ikut melihat sun rise nya. Setelah sekian lama mereka disana akhirnya mereka balik juga ke hotel karena laper.

Mereka pun kembali ke parkiran sepeda dan langsung kembali ke hotel. " wuhuuu~" felix menikmati angin yang menerpa mukanya karena changbin mengayuh sepeda itu dengan sangat cepat.

Changbin hanya bisa tersenyum tipis sampai akhirnya mereka sampai di tempat penginapan mereka. " waktu breakfast masih ada.. ayo biar bisa makan nanti keburu habis." Kata changbin dan menarik lengan felix.

Mereka mencari tempat sepi tapi sama sekali gak ada jadi terpaksa harus gabung demgan temannya. " ciee.. pagi pagi begini romantis2an." Goda chan sambil menaik turunkan alis nya.

" goda gw sekali lagi.. gw jamin lu mati sekarang." Kata changbin dan berniat mengambil makanan untuk dirinya dan felix.

" lix.. cowo lu galak amet." Kata seungmin.

" emang... tetep sayang kok gw." Kata felix sambil bermain ponselnya. Gak begitu lama, changbin kembali dengan satu piring yang penuh dengan makanan.

" banyak banget..." kata felix sambil mempautkan bibirnya.

" kan aku laper juga.. kalo kenyang sisain aja untuk aku. Dan jangan masang muka kek gitu kalo gak mau aku serang." Kaga changbin dan felix pun ikut melahap makanan tersebut. Chan dan seungmin yang denger hanya bisa menahan eneg dengan mereka.

" gw ngerasa jadi nyamuk." Kata chan.

" aku juga.." sambung seungmin sambil mengusap keningnya.

〰️〰️

TBC

HUAAAAAAAAAAAAAAAA.... AKHIRNYA BISA UP CERITA INI.... UWOWOWOW... maap nih cerita emang gaje. Tapi seneng gak gw up??? TINGGAL CERITA SEBELAH DEH YANG UP... UWOWOWOWOWOW.. SEE YA IN NEXT CHAPTER... BYE👋👋👋👋👋👋

bad boy / STRAY KIDS /  [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang