Sebelum kembali membaca, seperti biasanya tinggalin jejak dulu ya, teman-teman :))
Setelah serangkaian acara yang di rancang sedemikian apik dan sederhana itu ternyata membuat tenaga terkuras apalagi dengan Kaila yang dengan kondisi berbadan dua membuat ia cepat lelah, entah anaknya atau memang tak ingin rewel ia membuat sang ibu terlihat bersemangat namun setelah selesai acara rasa lelah teramat terasa dan sebelum Kaila dan Bara menghampiri teman-temannya Kaila berbisik rendah pada Bara setelah menyapa teman-temannya ia ingin segera beristirahat.
"Bersihin makeupnya aja ya sama bilas bilas badannya, gausah mandi" Saran Bara yang khawatir
"Nanti ngga bersih abang, ngga enak buat tidur" Sergah Kaila
"Udah malem ini loh Kai, kasian si adek"
"Kan pake air anget bang, ya boleh mandi ya" Paksa Kaila
"Yaudah iya, ngga usah lama-lama mandinya ya" Pinta Bara pada istrinya
Istri
Ya sekarang kalimat itu bisa ia katakan kapan saja.
"Siap, bang" Muka Kaila menunjukkan raut bahagia karena keinginannya terpenuhi
🥀🥀🥀
Selesai sholat isya' Bara ikut berbaring di samping istrinya yang sedang membaca buku tentang—kehamilan. Bara menatap langit-langit dengan pandangan lekat, rasanya seperti mimpi ia sudah bersatu dengan Kaila, wanita yang selama ini ia selalu puja dalam hati.
"Abanggg" Teriak Kaila
"Eh—kenapa Kai??!" Kaget Bara
"Abis di panggilin dari tadi ngga jawab-jawab, lagi mikirin apaan sih, jorok ya. Di panggil ngga dengar" Cerocos Kaila kesal
"Engga kok—engga. Abang cuman lagi—"
"Cuman bengong" Sungut Kaila
Bara beranjak bangun dari tidurannya menyamakan tingginya dengan sang istri "Kenapa sih hmm, ada apa?"
"Abang mau makan lagi ngga? Kalo mau makan lagi Kaila ambilin" Kata Kaila menawari
"Engga, abang udah kenyang banget" Jawab Bara menolak halus "Kamu minum susu kapan, Kai" Tanya Bara
"Biasanya jam seginian sih, bang. Di antar ibu kesini"
"Yaudah abang, buatin aja ya. Kasian ibu udah cape"
"Ngga apa-apa memangnya?"
"Ya ngga apa-apa dong sayang, kan abang udah suami kamu, apapun yang kamu butuhin jangan segan buat bilang dan minta ya" Ujar Bara sembari mengelus kepala Kaila
"Iya abang"
"Abang bikinin dulu ya" Dan di angguki oleh Kaila
🥀🥀🥀
Bara turun ke bawah, untuk membuatkan susu untuk Kaila semoga nanti di dapur ia bertemu dengan sang ibu mertua, ia belum mengerti seberapa takaran susu yang di minum oleh Kaila.
Benar saja, wanita yang terlihat senja itu sedang asik bergelut dengan segala barang di dapur.
"Ibu" Panggil Bara mendekat
"Eh bang Bara, kenapa? Mau buat minum ya?" Tanya Bu Maudy
"Engga kok bu, mau buatin susu buat Kaila, katanya ini udah jam minum susu"
"Oh iya, ibu belum buat juga nak" Kata ibu "Takarannya dua sendok teh susu, sama satu sendok penuh madu ya Bang, terus di kasih air panas kira-kira segini ya, terus abis itu di kasih air putih segini ya, biar nggak panas panas banget, anget-anget kuku gitu, paham nak?" Bu Maudy menjelaskan

KAMU SEDANG MEMBACA
BEGINNING OF LOVE ✓ (SUDAH TERBIT)
Romance21+ Mature Content (WARNING : PERUBAHAN JUDUL PADA CERITA/ WOUNDED LOVE KNOT) Kaila harus berpasrah diri ketika masalah merundung kehidupannya ia dinyatakan hamil setelah ia memberanikan diri untuk memeriksakan dirinya. Masalah berat itu kini memewa...