Make the first move, direct approch
Mengejar kakak kelas yang polos jadi hal yang dinikmati oleh Mingyu. Pasalnya, Hoshi si kakak kelas tersebut kerap kali menunjukkan reaksi yang membuat Mingyu gemas
Berhubung sekarang hari ulang tahun Hoshi, Mingyu berencana mengajak Hoshi untuk kencan sederhana. Sekedar mengajak Hoshi berjalan-jalan sore bersama menurut Mingyu tidak apa-apa.
"Ayo."
Mingyu menggandeng tangan Hoshi lembut, membawa Hoshi berkeliling taman kecil dekat perumahan Hoshi.
"Gak apa-apa kan kalo aku ajak kamu kesini?"
"Gak apa-apa, lagian gini aja gue udah seneng kok."
Mingyu tersenyum lembut sambil mengelus punggung tangan Hoshi lembut, "Itung-itung ulang tahun kamu juga kan."
Hoshi mengangguk senang, entah kenapa rasanya sekarang lengkap dengan acara kencan sederhana dengan Mingyu. Hoshi bahagia, sangat-sangat bahagia sampai dia tidak bisa berhenti tersenyum.
"Kenapa senyum terus daritadi?"
"Ya karna aku seneng."
"Karna aku?" Mingyu menunjuk dirinya sendiri penuh harap.
"Mungkin." Hoshi menatap Mingyu jahil.
"Eihh, yang bener yang mana?"
"Ya kamulah Mingyu. Kebayang gak sih, kamu ulang tahun terus diajak jalan sama pacar kamu."
Dalam hati Mingyu berseru kesal karena jantungnya berdegup cepat
Dari kapan sih pacarnya bisa ngomong manis begini?
"Gyu, mulai sekarang jangan terlalu khawatir sama gue ya. Mereka mau ngomong apa aja, biarin aja. Sekarang kita berdua harus fokus belajar."
"Kalo itu yang kamu mau, aku sih nurut-nurut aja." Tangan Mingyu dibelakang terulur mengusap sayang puncak kepala Hoshi.
"Jujur sih Mingyu, ada banyak banget yang mau gue perbaiki di hubungan kita."
Hoshi menegakkan posisinya, menatap Mingyu yang balas menatapnya.
"Apa yang musti di perbaiki?"
"Banyak sih kalo menurut aku, termasuk penampilan aku mungkin? Yah, aku cuma pengen orang-orang yang ngomong kalo kita berdua gak cocok bisa tau kalo sebenernya aku tuh cocok sama kamu."
Mereka menghabiskan waktu dengan duduk, membicarakan semua hal yang menurut mereka harus di perbaiki dalam hubungan mereka, tentang semua yang menganggu pikiran mereka masing-masing.
"Ke kafe deket sini aja gimana?"
Memang kompleks perumahan Hoshi termasuk lengkap, bahkan ada kafe kecil dan nyaman di dekat taman.
"Kamu duluan gih duduk."
Hoshi hanya menurut karena Mingyu masih memesan minuman untuk mereka.
Hoshi segera memilih tempat duduk, dan duduk manis menunggu Mingyu datang.
"Mingyu lama banget dah."
"Hei," suara rendah Mingyu namun terkesan manis membuat Hoshi mengalihkan pandangannya.
Hoshi melihat Mingyu dengan cake coklat kecil lengkap dengan lilin kecil, "Selamat ulang tahu sayang."
Hoshi terlalu bahagia, sampai dia berkaca-kaca.
"Gak usah nangis sayang," Mingyu menaruh kue-nya dan menghapus air mata Hoshi dengan lembut.
"Masa tiap kali aku kasih kejutan ulang tahun yang berikutnya kamu nangis terus."
Hoshi tidak merespon Mingyu, sibuk menghapus airmatanya. Mungkin ini akan menjadi ulang tahun termanis dalam hidupnya.
"Aku gak nyangka kamu bakal kaya gini."
Untuk beberapa detik Mingyu terdiam karena Hoshi yang mulai menggunakan 'aku-kamu'. Bukan hal yang besar, tapi Mingyu bersyukur akan hal itu.
"Selamat ulang tahun sayang." Mingyu menyodorkan kue kecil itu meminta Hoshi mengucapkan permohonannya lalu meniup lilin kecil itu.
"Permohonan kamu apa?"
"Kepo banget kamu, ayo kita makan sama-sama kuenya?"
" Aku tidak berharap banyak, aku hanya ingin menghabiskan waktuku bersamamu Kim Mingyu, di ulang tahunku selanjutnya dan sampai maut memisahkan kita. "
Dating Special Kwon Hoshi's Birthday THE END
Here it's MinSoon moment for Hoshi's Birthday Mulai dari sekarang Hoshi bakal manggil Mingyu pake 'aku-kamu' dan pastinya chapter depan bakal ada hal yang mengguncang.
Dan aku mau bagiin foto MinSoon dimana menurut aku tuh cara Mingyu natep Hoshi tuh manis banget, kaya Hoshi tuh the one and only orang yang Mingyu cinta
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.