"Udah ya, jemputan gue udah dateng. Inget! Langsung pulang!"
Hoshi pergi menaiki mobil yang menjemputnya.
"Perhatian juga dia."
Mingyu bangkit berjalan menuju parkiran. Ingatkan Mingyu untuk tidak terus tersenyum.
"Pacarnya?"
Hoshi tersentak dengan pertanyaan supir pribadinya, Pak Han.
"Bukan pak, yakali aku pacaran sama adek kelas."
"Gak ada yang gak mungkin nak. Lagian kamu cocok kok sama dia."
Hoshi diam-diam berpikir,
Gue sama Mingyu cocok?
Pacar ya?
Walau diam, pikiran Hoshi berkelana membawanya berpikir bagaimana jika dia berpacaran dengan Mingyu. Mungkin Mingyu akan memperlakukannya dengan manis seperti sekarang? Atau malah berubah?
Hoshi juga berpikir, bagaimana dengan kencan mereka. Apakah Mingyu akan membawanya menonton, jalan-jalan ke mall, atau sekedar menghabiskan waktu bersama di taman.
Ditambah lagi, bagaimana kehidupan sehari-hari mereka dengan hubungan pacaran.
Huftt, sepertinya pikiran Soonyoung terlalu menjalar kemana-mana sampai wajah Soonyoung ikut merona bahkan sampai ke telinganya.
Di lain tempat, Mingyu masih duduk disamping motornya. Astaga, ini benar-benar membuat Mingyu gila padahal hanya di suruh untuk segera pulang.
Setidaknya Mingyu sudah selangkah lebih maju kan?
"Anjayy, lama-lama gue gila."
Mingyu akhirnya memutuskan untuk pulang. Besok dia harus sekolah dan masih harus bertemu dengan Hoshi.
"Auhh, lihat tuh si Mingyu kaya orang kelainan."
Daniel dengan raut wajah tidak suka menatap Mingyu yang sudah menjauh dari sekolah.
"Udahlah, pasrah aja sih. Lagian lo gak liat, si sipit salah tingkah waktu gue teriak di kantin tadi."
"Si Ochi udah gede aja ya." Jennie nyeletuk.
"Ya lo kira dia bayi terus gitu? Heran, cantik-cantik kok otaknya gak di pake?" Jennie hanya mencebik kesal karena pujian atau hinaan Daniel padanya.
_____
Hoshi adalah tipe orang yang cepat bosan. Berdiam rumah seharian penuh setelah pulang sekolah membuatnya menghela nafas sesekali.
Resiko punya Ayah seorang yang gila kerja. Tidak akan pulang sampai pekerjaannya selesai. Beruntung Ayahnya masih peduli, setidaknya masih mengingatkan Hoshi untuk makan.
Mendengar cerita dari teman-teman yang memiliki Ayah gila kerja hingga lupa pada mereka membuat Hoshi meringis.
"Keliling komplek aja deh," Hoshi langsung keluar dari rumah, tidak lupa mengunci pintu dan berjalan berkeliling kompleks perumahannya.
Sebenarnya Hoshi tidak ada rencana pergi kemana, hanya berjalan-jalan saja sambil menyapa beberapa tetangga yang menghabiskan waktu sore mereka.
"Gue kaya orang gila anjirr, jalan gak ada tujuan."
Karena capek, Hoshi duduk disalah satu bangku jalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
First Approach (MinSoon)✔
FanfictionMake the first move, direct approch Mengejar kakak kelas yang polos jadi hal yang dinikmati oleh Mingyu. Pasalnya, Hoshi si kakak kelas tersebut kerap kali menunjukkan reaksi yang membuat Mingyu gemas
