Chap 10 ~ Perasaan Bani

100 26 0
                                        

Happy Reading 🌸
-
-
-
-

Merkuri dan Carla tanpa sadar berpelukan. Karena saking senangnya, melihat rencana mereka yang berjalan mulus. Semulus kulitnya mbak Ariana.

"Gue seneng banget," ucap Merkuri berapi api.

"Apalagi gue," balas Carla tak kalah semangat.

Teman-teman mereka, Bani dan Aziz tak ketinggalan Dafya melongo dibuatnya. Ini suatu hal yang langka dan perlu di abadikan. Musuh bebuyutan dari kelas satu esempe ini. Berpelukan, wah tidak beres ini!

Aziz mengeluarkan ponselnya.

Cekrek.

Satu foto berhasil di dapat.

Cekrek.

Cekrek.

Cekrek.

Cekrek.

Cekrek.

Hingga ke enam foto berhasil ia dapat. Aziz tersenyum bangga, "Wah Ban, bisa jadi tambah tambahan buat Mading alumni kita nih,"

Bani hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah absurd temannya ini. Dia tak ingin ikut ikutan. Lebih baik mencari aman, dari pada terkena damprat dari keduanya setelah mereka sadar.

"Lo ya, gue nggak ikut ikutan. Bye," Bani langsung melenggang pergi. Meninggalkan Dafya dan Aziz disana.

Bodo! Jika Bani dianggap tidak setia kawan oleh Aziz. Dari pada dia kena cocoran pedas dari Carla.

Dan mampus untuk Dafya. Mau pergi, tapi Merkuri bagaimana? aht, lebih baik dia disini melihat pemandangan langka didepannya. Biarkan saja, dari pada terkena dua kali omelan. Cukup sekali saja.

"Lo apa apa-an meluk-meluk gue," kata  Carla sembari mendorong tubuh Merkuri agar menjauh darinya.

"Loh loh, kan lo tadi yang meluk gue," balas Merkuri tak terima.

Nah, benarkan dugaan Bani. Endingnya akan seperti ini. Debat Pilpres dadakan akan terjadi.

Dafya menghela nafas panjang. Teman-teman Rey memang tak ada sisi warasnya. Benar saja, adiknya sedikit kronis akan kegilaan.

Kini percekcokan kedua jelmaan Tom and Jerry sedang live. Hingga tiba-tiba suara melengking menyerang telinga Dafya sekaligus Aziz yang sedari tadi sibuk mengabadikan moment langka ini. Bahkan pria ini juga masih sempat-sempatnya mengedit foto tersebut di aplikasi PhotoGrid agar terlihat lebih menarik.

Semuannya tidak waras. Benar-benar tidak waras!!

"KAK DAFYAAAAAAAAAAA!! DAN LO AZIZ APA YANG LO LAKUINNNN!" suara yang berasal dari sahabat Fara tersebut menarik perhatian para pengunjung pantai kala itu.

Dafya, Aziz, dan Mekuri langsung menutup kedua telinga mereka menggunakan dua telapak tangannya. Sungguh suara emas ini suatu saat akan menjadi suara Fenomenal di panggung D-Academy 2020 mendatang. Aamiin.

Setelah itu, dengan tak berdosanya Aziz menyengir dan berkata,"Buat tambahan aib kelas sekaligus mading alumni kita la," Aziz menunjukan salah satu foto tersebut yang baru saja selesai ia edit.

Emosi Carla meledak-ledak. Sedangkan Merkuri dan Dafya sudah pergi dari sana karena suara Carla yang mengganggu indera pendengarannya. Dan Merkuri akan memberikan pembalasan kepada Aziz lain waktu saja.

Dan tinggallah Aziz yang akan menjadi santapan sore seorang Carla. Doakan saja ya, semoga Babang Aziz baik-baik saja. Dan kembali pulang, dalam keadaan sehat walafiat.

The Little Mama [ON GOING]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang