Kecelakaan

172 10 1
                                    

  Ctaar!!

Bunyi suara petir yang masih bergemuruh di awan badai hujan. Hans yang mandi saat sudah malam itu kedinginan dan segera membuat teh hangat dan langsung mematikan AC kamarnya yang ternyata dari tadi hidup. Itu mungkin salah satu alasan nya mengapa begitu dingin.

"Kok bisalah AC ini nyala sendiri, apa tadi pagi gua lupa matiin ya?"

Ia pun langsung duduk dan meminum teh hangat yang ia buat.

"Gak mampir dulu kerumah gua? Minum teh anget gitu?"

"Aaiiihsss! Kenapa gua selalu inget dia sih?"

Hans duduk terdiam sambil malu malu kucing karena mengingat kejadian yang tadi sore.

"Gua tidur aja ah, mungkin dengan tidur gua bisa lupain cewek tadi."

Hans menghabiskan teh hangat nya dan langsung tidur di kasur nya yang empuk.

***

"Tika elo tau gak?"

"Apaan?"

"Gua tadi pulang bareng Hans!!"

"Keren lo."

"Iyalah, Nadira gitu loh."

"Hahaha..udah dulu ya vc nya, udah malem nih."

"Iya juga sih.. ini udah jam 21.30. Yaudah met malem."

"Met malem to."

"Dih.. jijik banget, cuma jalan bareng Hans aja bangga!"

***

Hihihihihihihihihi...

"Huaaaa!! Issssh lupa gua ganti suara telpon kuntilanak nya... Emangnya siapa sih yang telpon jam 23.45?! Gak tau orang lagi tidur tah!"

"Halo! Ini siapa!"

"Maaf mas menganggu.. apakah ini kerabat dari Pak Hadi dan Bu Indah?"

"Eh.. iya bener, ini saya anak nya. Tapi ini siapa ya?"

"Ini saya suster dari Rumah Sakit  ******."

"Ha?! Ini dari rumah sakit orang tua saya kenapa sus?!"

"Iya mas.. tadi Pak Hadi dan Bu Indah mengalami kecelakaan di jalan raya karena saat mobil nya melintas ada pohon tua yang sangat besar tiba tiba tumbang dan jatuh atas mobilnya."

"Halo.. halo... "

Tiba tiba air mata Hans jatuh begitu deras nya mendengar kedua orang tua nya mengalami kecelakaan.

"Halo.."

"Eh iya sus.. iya."

"Kami harap mas bisa datang kesini dan mengurus biaya dan beberapa berkas disini."

"Iya suster.. saya akan kesana sekarang juga."

Hans menutup telepon dari suster tersebut dan segera lari keluar kamarnya dan langsung menuju kamar Arif.

Tok tok tok..

"Adek! adek!"

"Iya kak, loh kakak belom tidur

"Kakak nitip rumah sama kamu.. dan ini kunci rumah nya."

"Emang nya kakak mau kemana malem malem begini?"

"Bunda dan ayah kecelakaan dek, jadi kakak mau kerumah sakit."

"Ya ampun, makanya bunda dan ayah belom pulang ya dari tadi sore. Kak Hans aku mau ikut."

I Make Him Love Me (cerita ini sepertinya tidak dilanjutkan kembali)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang