Tiga Belas

3.3K 211 23
                                    

Vote 🌟
Komen 💬

|

|

|

|

|

"Kalo kamu gak mau jauhin atau tinggalin salsha, aku bakalan bunuh cewek kesayangan kamu itu, dan juga sekalian sama bayi yang ada di kandungan cewek gak tau diri itu!!" Ucap zidny.

Iqbaal membalikan tubuhnya dan berjalan mendekati zidny.

Senyuman miring tercetak di bibir iqbaal. Seringaiannya pun terlihat sangat mengerikan.

"Lo ngancem gue? Kalo gue laporin lo ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik, apa lo masih bisa berkutik?" Tanya iqbaal dengan senyuman miringnya.

Zidny terdiam. Nyalinya menciut seketika. Rupanya dia salah mencari masalah dengan iqbaal. Bahkan dia melupakan satu hal, bahwa iqbaal memiliki seorang om yang pastinya akan turun tangan langsung jika ada yang mencemarkan nama baik anggota keluarganya, apalagi iqbaal adalah keponakan kesayangannya.

"Kenapa diem? Gak berani ngomong apa-apa lagi?" Tanya iqbaal.

"Tunggu surat perceraian dari gue dateng" Lanjut iqbaal lalu pergi meninggalkan zidny.

"Sial! Sial! Sial! Gue harus bertindak lebih jauh lagi. Jangan sampai iqbaal ceraiin gue" ucap zidny kesal. Lalu dia menghubungi seseorang untuk membantu rencananya agar berjalan lancar.

☆☆☆

Iqbaal berjalan dengan santai menuju apartemennya. Matanya menyipit saat melihat ada seorang cewek dan cowok sedang berpelukan erat. Dengan langkah yang terkesan tergesa-gesa, iqbaal menghampiri dua orang itu.

"Wow, wow, wow!!" Ucap iqbaal lalu bertepuk tangan. Senyuman miring tercetak jelas di bibirnya.

Salsha yang mendengar suara iqbaal sontak melepaskan pelukannya.

"Sayang, aku bisa jelasin dia itu---"

"Selingkuhan kamu? Iya!" Tanya iqbaal dingin dan datar.

"Bukan bro, gue cuma--"

"Diem! Gue gak ngomong sama lo!" Potong iqbaal seraya menatap tajam mata laki-laki di hadapannya ini.

"Baal, dia itu---"

"Masuk!" Bentak iqbaal.

"Baal, tapi---"

"Lo jangan pernah deketin cewek gue lagi!" Ucap iqbaal seraya menunjuk wajah laki-laki yang tadi berpelukan dengan salsha.

Lalu iqbaal menarik tangan salsha dari membawa gadis itu memasuki apartemennya.

"Maafin aku sha..." gumam laki-laki itu. Lalu dia pergi meninggalkan apartemen iqbaal.

☆☆☆

Iqbaal menghempaskan tubuh salsha ke sofa ruang tamu. Hingga salsha memekik kesakitan.

"Baal, kamu apaan sih! Aku lagi hamil. Kamu pikirin keadaan anak kamu!!" Sentak salsha.

My Possessive Chef  *IQSHA* (End)  ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang