"Kau masih membaca komik ini?"
"Tentu saja! Aku sangat menyukainya"
"Apa yang kau suka dari komik doraemon?"
"Karena dia bisa mengabulkan segala sesuatu yang diinginkan, meski itu sulit"
"Bukankah Tuhan lebih?"
"Ye.. itumah beda lagi, jelaslah!"
"Hahaha"
"Tawa aja ah! Nih bukunya bayar!"
"Baik tuan sizuka"
"Tuan dong... sejak kapan sizuka ganti gender?"
"Sejak viralnya..."
"Eih! Stop jangan gibah"
"Hahaha, baik nyonya. Hamba pamit undur diri untuk membayar 10 komik anda"
"Hehehe, makasih ya"
"Emang nih, lu kalo beli komik gak pernah nanggung-nanggung"
"Udah... bayar sana!"
***
Buk..
"Pawas, si Galang gimana kabarnya?"
"He is fine"
"Kamu masih berteman dengannya?"
"Hahaha, kita bahkan kerja diperusahaan yang sama"
Aku terdiam sejenak, memandang jauh kedepan kaca mobil. Bolehkan aku menyakan ini padanya? Sungguh aku penasaran.
"Laikha are you okey?"
"Pawas, may i ask?"
"What?"
"Apa Galang juga tahu tentang Kinanti?"
Dia terdiam. Ya Tuhan... Apakah aku salah telah bertanya itu?
Dia melihatku dan tersenyum sedikit.
"Tentu saja. Kita satu kampus"
"Pawas, Kau marah padaku?"
"Untuk apa?"
"Karena aku bertanya tentang Kinanti"
"Santai saja."
"Apa kau masih menyukai Kinanti?"
Dia menepikan mobilnya. Aku terkejut.
"Nah, nyonya Laikha. Sebenarnya kau ingin bertanya tentang Galang? Atau kau ingin bertanya tentang diriku?"
"Apasih!... ayo maju, ngapain berhenti dulu"
"Ah... atau jangan- jangan kau ternyata menyukai kakak tampan ini?!"
Dibusungkan dada bidangnya, sambil tangan yang memegang dagu.
Sial.
Dia manis.
"Cih! Jijay banget gw lihatnya. Sok kecakepan banget sih kakak ini!.
"Lah gw kan emang ganteng"
"Udahlah, cepet maju"
"Lah... gimana sih jadi marah. Baiklah nyonya Laikha...."
Aku terdiam.
Kupandang langit dibalik jendela mobil.
Langit yang indah.
Suka? Apakah aku masih menyukai Pawas?
Ya dulu aku memang menyukainya tapi itu sudah berlalu.
Tapi masihkah?....
KAMU SEDANG MEMBACA
Terlalu Kias
RomantizmAku menikah dengan yang lain, pria yang di jodohkan denganku, tepat di ulang tahun mantan pacarku. Januari lalu. Kini aku hidup bersama pria 17 tahun lebih tua dariku. Akankah aku bisa melupakan dia dan memulai hidupku yang baru?
