Hujan masih turun tanpa ragu
berbeda dengan perasaan ini yang semakin ragu
kamu
entah kenapa begitu tersembunyi
datang dengan diam
pergi tanpa salam
siapakah yang harus disalahkan
apa perasaan ini yang salah
apakah memang tidak seharusnya ada
atau seharusnya hilang
hilang
tapi bayangan itu sulit pergi
hanya menunggu pergi tak akan berarti apa-apa
aku pun mencoba berlari
tapi aku lelah
karena bayangan itu tetap saja mendekat dan ada
aku pun mencoba hanya berjalan
tapi aku sudah tak sabar
jika memang seperti ini siapa jua yang bersalah
apakah waktu?keadaan?atau nasib
pura-pura saja tak terjadi apa-apa
namun hati terus saja menjerit
terjerat rasa yang entah apa, bagaimana dan untuk siapa
kamu
masihkah ada perasaan itu
masihkah kamu simpan bayangan itu bersamamu
jika tidak biar aku yang pergi
berdesir searah angin melambai
mangalir satu arus sungai
hingga waktu saja yang menyimpan
bahwa pernah ada perasaan yang sama diantara kita
KAMU SEDANG MEMBACA
Random Post
PoesíaAda banyak, sangat banyak kataku yang hanya kutuliskan dalam ponselku, atau sekedar kutulis dalam catatan kusamku. Kata receh yang mampu kusajikan untuk kalian. Beberapa puisi atau prosa amatiran yang akan kalian baca. Maaf bila aku belum bisa membe...