BAGIAN TUJUH

3K 144 1
                                        

" Mama apa-apaan deh pake kerumah Prilly segala. " ucap Ali kesal kepada mamanya.

Sekarang Ali dan mamanya sedang berada dalam mobil menuju alamat kepekarangan rumah Prilly .

" Mama cuma mau ketemu sahabat lama mama. Emang gak boleh? " tanya Resi yang notabennya mama Ali.

" Ya boleh ma, tapikan-- "

" Udah lanjutin nyetir mobilnya "

" huftt " Ali menghembuskan nafas kasar, mendengar perintah mama-nya yang seperti tidak bisa di tolak.

***

Terlihat Prilly yang keluar dari kamar mandi sehabis ia membersihkan tubuhnya. Ia hanya menggenakan piyama yang bergambar tokoh kartun kucing biru dari jepang yaitu doraemon. Rambut ia yang masih basah ia sengaja diuraikan setelah ia sisir.

" Pril, cepat turun. Ini makanannya sudah jadi "

" Iya bun.. "

Hingga teriakan dari bawah berhasil membuat Prilly mengehentikan kegiatan Prilly yang sedang memoleskan bedak ke daerah wajahnya dan Prilly pun menghampiri keluarganya yang sedang menunggunya untuk makan malam bersama.

***

Prilly's pov on~

Akhirnyaa kebersamaan yang gue rindukan sekarang bisa gue rasain kembali. Setelah ayah sama bunda gue selalu sibuk tentang pekerjaannya yang suka ke luar kota bahkan keluar negeri.

" Malam ayah.. " Ucap gue mencium pipi ayah yang sedang duduk. Keknya nungguin gue hehe.

" Malam juga sayang.. " Jawab ayah gue tersenyum.

Asal kalian tau yaa gue bakal jadi manja kalo udah berhadapan sama ayah bunda gue. Ya biasalah anak satu-satunya cantik pula hehe.

" Malam bunda. Bunda cantik deh tapi lebih cantikan piyi hehe " ucap gue tercengir menampilkan gigi gue yang rapi setelah mencium pipi bunda.

" Malam juga bie. Kamu tuh yaa.. Udah sana duduk " titah bunda gue yang gue balas dengan anggukan kepala.

Trak!

" Oh iya gimana sama pekerjaan kamu? " Tanya bunda gue setelah dia meletakan minumannya.

" Lancar bun hehe. Bunda masih inget sama tante Resi? " Tanya gue kembali.

" Resi? Istrinya Syarief kan? " Ayah gue menyahuti yang diangguki bunda.
.
" Iya tante Resi, Ternyata aku kerja di perusahaan anak tante Resi sama om Syarief " jelas gue yang berhasil membuat ayah dan bunda gue menatap kearah gue.

" Loh kok bisa hm? " Tanya bunda penasaran.

" Aku juga gak tau bun, kalo tante Resi itu ibunya bos aku hehe bisa kebetulan gitu. Awalnya aku juga kaget " jelas gue.

" Oh iya bunda jadi kangen sama Resi. Bunda udah lama gak ketemu sama Resi. Kapan-kapan kalo bunda lagi free kamu ajak tante Resi main kesini ya " pinta bunda gue.

" Iya bun. Nanti aku coba ajak tante Resi kesini. Tapi aku-- " 

" Sudah teruskan makannya! ngobrolnya nanti saja. Suka kebiasaan deh kalo makan sambil ngobrol " ucap ayah gue yang memotong ucapan gue.

" Iya maaf yah " ucap gue seraya melanjutkan makan.

Prilly's pov off~

***

Ting! Nong!

Suara bel rumah berhasil menghentikan kegiatan Prilly dan keluarganya yang sedang berkumpul di ruang keluarga.

CRAZY BOSS😎Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang