1
TARGET
Melarikan Diri
🏃🏻♀️
📖📖📖📖📖
Seorang gadis tengah berselancar dengan papan skateboard hitamnya di bawah gelapnya langit malam hari.Sesekali ia menurunkan salah satu kakinya untuk menambah kecepatan roda papan skateboardnya.Tidak peduli dengan keadaan jalan yang sangat sepi dan hanya ada pencahayaan dari sinar rembulan.
Gadis itu mengenakan tanktop berwarna pelangi dan di balut dengan jaket levis hitam kebesaran yang hampir mengenai lututnya. Serta bawahan berupa hotpants yang memperlihatkan setengah pahanya dan sepatu tali di kedua kakinya dan tas ransel hitam di punggungnya.
Rambutnya di biarkan tergerai karena malam ini udara terasa cukup dingin. Membuat rambut sepunggungnya yang bergelombang alami di bagian bawahnya berkibaran setiap kali angin berhembus menerpanya.
Tinggal beberapa meter lagi gadis itu akan sampai di tujuannya, yaitu SMA PUTIH yang merupakan tempatnya untuk bersekolah dan tinggal beberapa minggu ini.
"Shit!" Umpat Gadis itu pelan ketika melihat sebuah mobil dan dua orang lelaki berjas hitam tengah berdiri di depan gerbang SMA PUTIH.
Gadis itu langsung memutar arah laju skateboardnya dan hendak pergi sejauh mungkin dari sana. Sebelum dua orang lelaki tersebut mempergokinya, namun belum sempat meluncur jauh, ia sudah di teriaki.
"BERHENTI!!" Teriak salah satu dari dua lelaki tersebut.
Gadis itu tidak peduli dan semakin cepat mengayunkan kaki kirinya agar laju skateboardnya semakin cepat. Ia menoleh kebelakang dan benar saja dua orang lelaki tersebut mengejarnya.
"BERHENTI ATAU SAYA TEMBAK?!!" Ancam salah satu lekaki tersebut sambil menembakkan pistolnya ke atas hingga terdengar suara DOR! yang terdengar sangat jelas karena keadaan sekitar sangat sepi.
Lagi, gadis itu tidak peduli dan masih terus mempercepat laju papan skateboardnya. Lagipula si brengsek menginginkan tubuhnya dengan keadaan yang baik baik saja dan mulus tentunya agar mendapat uang lebih banyak dari para pelanggannya. Jadi tidak mungkin si brengsek itu memerintahkan pesuruhnya untuk benar benar melukainya.
BRUMMM!!!
Terdengar suara deruman motor yang amat keras. Gadis itu menoleh ke belakang dan mengumpat saat melihat ternyata perusuh si brengsek yang lain tengah mengejarnya menggunakan motor balap.
Tentu saja laju saketboardnya kalah besar dengan laju motor besar tersebut. Namun gadis itu masih terus berusaha mempercepat laju skateboardnya hingga motor yang mengejarnya berhenti di depannya, mencegatnya. Membut gadis itu menabrak sebagian badan motor tersebut hingga terjatuh ke aspal.
Lalu sebuah mobil hitam berhenti di dekatnya. Dua orang lelaki yang sempatnya mengejarnya keluar dari pintu belakang dan dengan kasar menyeret gadis itu untuk segera masuk ke dalam mobil.
"Brengsek!, papan skateboard gue!!" Kata gadis itu sembil meronta.
"DIAM!!" Bentak dua lelaki itu kompak dengan wajah garangnya.
"Gue bakal diem kalo lo ambilin skateboard gue brengsek!!" Balas gadis itu dengan wajah kesalnya.
Salah satu lelaki itu mengambil skateboard dan memberikan pada gadis itu. Dengan kasar gadis itu merebut skateboardnya dan langsung masuk kedalam mobil bagian belakang dengan sendirinya. Karena percuma ia kabur, jika kedua lelaki itu masih fokus menjaga di dekatnya.
Dua lelaki tersebut ikut masuk dan duduk di samping kanan kiri gadis itu untuk menjaga agar gadis itu tidak mencoba kabur dengan meloncat dari mobil lagi. Lalu sang sopir yang berpakaian sama hitam hitamnya pun mulai melajukan mobil.
KAMU SEDANG MEMBACA
TARGET
Novela Juvenil📌📌📌 Tentang rasanya menghancurkan dan dihancurkan orang yang di cintai. Ini adalah cerita tentang seorang gadis yang jatuh cinta kepada target yang harus dihancurkannya. 📢📢📢 Perhatian! Pertama. Aku penulis pemula yang iseng nulis aja karna ada...
