•JODOH|YUNSEONG•
-
-
-
Author POV.
Hari ini adalah hari terakhir acara pensi dan perlombaan di SMA X 101 karena besok mereka akan upacara untuk 17 Agustus.
Pagi ini kegiatan masih di isi dengan beberapa acara tari modern dan perlombaan juga seperti hari sebelumnya.
Oh Lily, kini sudah bersiap dengan kostum yang sudah dipakainya karena dia akan menampilkan tari modern bersama siswi lain salah satu nya Hwang Yeji.
"Yunseong ntar kamu nonton aku ya?" Ucap Lily.
Yunseong yang dari tadi melamun langsung mengangguk sambil tersenyum.
"Iya Lily, kamu semangat ya jangan sampai kelelahan dance nya"
Lily pun langsung tersenyum mendengar ucapan semangat dari pacarnya.
"Makasih ya sayang"
Dan tidak membutuhkan waktu lama grup nya Lily pun segera nampil dilapangan.
Yunseong hanya menunggu dipinggir lapangan sembari memegang air mineral dan sapu tangan untuk Lily.
Minhee, Eunsang dan Yera juga bahkan berdiri tidak jauh dari Yunseong.
"Kenapa waktu sama gue dia enggak romantis ya?" Gumam Yera sambil melirik ke arah Yunseong.
Semalam Yunseong menjemput Yera ke rumahnya tapi Yera menolak, Yunseong pikir dia tidak pantas untuk memaksa.
"Udah deh Yer, lo kenapa sih bucin terus?" Kesal Eunsang.
"Iya nih. Mending sama gue aja" ujar Minhee.
Yera hanya diam tanpa menjawab.
Beberapa siswa dan siswi berteriak histeris saat grup tari itu mulai bergerak seksi.
Yena kini bertepuk tangan melihat aksi sahabatnya sih Yeji tanpa peduli dengan Yera yang sedari tadi juga menatapnya.
"Yena~" panggil Yera.
Yena tidak menjawab.
"Yena gue mohon jangan gini, gue bisa jelasin semuanya"
Yena tertawa mendengar pernyataan itu.
"Haha apalagi sih Ra? Semua udah jelas"
Minhee dan Eunsang juga menghampiri mereka. "Yen setidaknya lo dengerin dia dulu" ucap Minhee.
"Udah deh! Gue benci ya sama lo semua" ketus Yena lalu ia pergi dari lapangan.
Eunsang mengejar Yena agar bisa menjelaskan semua nya.
Minhee masih menenangkan Yera yang kini sedih.
"Whoa!!"
"Kak Lily!"
"Lily!!"
"Yeji"
KAMU SEDANG MEMBACA
JODOH | HWANG YUNSEONG
Fanfiction"Gue tau lo benci sama pernikahan kita ini tapi lo enggak bisa nyalahin gue sepenuhnya. KARENA LO JUGA ENGGAK NOLAK WAKTU DINIKAHIN!"
