arti dari sebuah keikhlasan

63 2 0
                                    

Akhirnya ayana telah tiba di rumahnya

"Kak bian nggak mampir dulu"? Tawar ayana

"Kak bian pergi aja ada pasien yang nungguin kakak"

"Pasien yang nunggu atau pacar kakak"? Tebak ayana

"Pasien ayana"

"Ayana bercanda kok kak, makasih udah antar ayana sampai  ke rumah"

"Sama sama ayana, kak bian pamit dulu" ujar bian kemudian menghilang dari pandangan ayana

"Ayana!!

"Eh umi, Sejak kapan umi ada di situ"? Tanya ayana kikuk

"Dari tadi, itu siapa? Tanya fatima ke sosok bian

"Oo itu bian umi kakak kelas ayana waktu ayana SMA dan sekarang dia  udah jadi dokter mi"Puji ayana dan masuk ke dalam rumah

Fatima yakin pasti terjadi sesuatu kepada putrinya itu, atau jangan jangan ayana mulai jatuh hati pada pria yang bernama bian itu? Pikir fatima

"Ayana nggak jatuh cinta kan sama  bian"? Ucap fatima tiba tiba

"Eee nggak umi, kak bian udah ayana anggap sebagai kakak, lagian ayana juga setuju dengan perjodohannya abi"

"Ayana emang anggap bian sebagai kakak, tapi kalau bian?  Kan bisa jadi bian suka sama ayana"

"Nggak mungkin umi, ayana bukan tipe cewek kak bian! " lerai ayana

Semoga saja! Batin fatima  melihat ayana yang berjalan .
.
.
.

"Assalamu'alaikum " salam bian diikuti dengan senyum yang terbit dari bibirnya

"Senyam senyum, Pasti lagi kasmaran nih sama pasiennya iya kan? Tebak alfin yang duduk di sofa sambil memegang majalah gucci

"Kalau dengar salam tuh di jawab, wajib hukumnya" Kata bian

"Iya iya Waalaikumsalam "!

"Nah gitu dong bang!

"Abang tau kenapa kamu senyam senyum, pasti kamu dapat pasien yang  cantik kan, please bian adik abang tersayang jangan jadi pebinor yah"

Iqbal dan riska  hanya dapat melihat aksi kedua putranya itu walaupun semuanya sudah dewasa tapi sikap mereka layaknya anak berusia 10 tahun

"Pebinor apa bang"? Tanya bian penasaran

"Perebut bini orang "

"Suekkk, Emang gue nggak ada kerjaan sampe harus jadi pebinor"

"Ya kan bisa aja, lagian kan pasien kamu smuakan semuanya pada bunting tuh, bisa aja kan bian jatuh cinta sama pasiennya yang udah punya suami" canda alfin

"Alfin"! Tegur iqbal

"Ampun bi, alfin bercanda"

"Alfin, abi ingin mengatakan sesuatu yang sempat tertunda"

Iqbal memasang raut wajah yang serius, kini sudah tak ada candaan  lagi menurutnya

"Insya Allah jika kamu mau abi akan menjodohkan mu dengan anak teman abi"

Jlerrrrrrr

Alfin tidak salah dengarkan? Dia akan dijodohkan

"Tapi abi,.."

"Jangan  katakan kalau kamu belum siap alfin, abi hanya menunggu jawbaan dari kamu iya atau tidak, karna anak teman abi sudah setuju denga perjodohan ini" ucap iqbal

Alfin berfikir mungkin dengan cara ini agar  aisyah mengira jika alfin akan move on darinya bukan hanya aisya saja yang bisa tapi alfin juga bisa

"Insya  Allah bi, alfin  akan setuju"

Dia Bukan SurgakuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang