Lagi, lagi, lagi dan lagi
Dijajah oleh bayangan
Sungguh terasa sangat menyakitkan
Perih mendera
Cinta yang ku haturkan sia-sia
Jantung tersentak, tak ingin berdetak
Sendu merintih, tertatih
Tak kenal letih
Bumi tak berudara
Paru-paru tak berguna
Sudah banyak air mataku
Namun tak bisa menghapus pilu
Tak mampu hilangkan sendu
Yang kian hari kian meracuniku
Bayangan semu menipu
Menggelayut dalam kalbu
Bahagia itu telah punah
Melesat bagai anak panah
Tersesat tak tau arah
Ujungnya, ingin ku berkata rindu
Namun tak mampu
Karena ku rasa kau, sudah tak mau tahu
Kota Bangkit (Rembang),
12 Agustus 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Prasasti Rasa
Poetry📝 Kumpulan puisi Karya saya tidak bagus-bagus sangat (pikir saya), tapi saya harap panjenengan (dengan saya sebagai saksi) adalah sebagus-bagusnya seseorang yang bisa menghargai jerih payah karya orang lain.. (◍•ᴗ•◍)❤ Tentang Prasasti Rasa : "Aku h...
