Rasa ini selalu berusaha ku buang
Namun ia tetap masuk diam-diam
Lalu meledak bagai bumerang
Cinta ini selalu berusaha tak ku anggap
Namun ia selalu mengendap-endap
Menghaturkan sendu yang pengap
Aku bagai orang lapar
Terkapar
Terdampar
Pada bayang-bayang samar
Rindu ini selalu menghantam
Membuatku tenggelam
Dalam endapan samudra kepedihan
Yang begitu menyakitkan
Untukmu yang pernah menghampiri
Lalu tiba-tiba saja pergi
Mantra apa yang kau beri pada diri?
Hingga aku menggilaimu seperti ini
Padahal hanya kata
Namun mengapa ku jatuh cinta
Padahal hanya dusta
Tapi mengapa inti jiwa selalu percaya
Kota Bangkit (Rembang),
03 September 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Prasasti Rasa
Poesía📝 Kumpulan puisi Karya saya tidak bagus-bagus sangat (pikir saya), tapi saya harap panjenengan (dengan saya sebagai saksi) adalah sebagus-bagusnya seseorang yang bisa menghargai jerih payah karya orang lain.. (◍•ᴗ•◍)❤ Tentang Prasasti Rasa : "Aku h...
