Untukmu yang berselimut fiksi
Kau masih menjadi alasanku untuk berilusi
Bolehkah ku ceritakan kisah kita pada dunia?
Sekalipun cerita itu tak miliki usai yang bahagia
Bolehkah ku abadikan kisah perjalanan kita?
Sekalipun kita tak berakhir dalam plot yang senada
Ku tak ingin lupakan
Bahwa diantara perjumpaan dan perpisahan
Kita pernah lewati malam, dipenuhi dengan senyuman
Kita pernah lewati siang, ditaburi dengan candaan
Bergandengan tangan
Diantara datang dan pergi
Kita pernah bersama merangkai diksi
Menggebu-gebu dalam berpuisi
Bertukar alas kaki
Rindu ini berbahaya
Tak mau pasrah, tak mau melemah
Demi masa dan cinta
Kau buatku memuja, sekaligus menderita
Di waktu yang sama
Kota Bangkit (Rembang),
29 Agustus 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Prasasti Rasa
Poetry📝 Kumpulan puisi Karya saya tidak bagus-bagus sangat (pikir saya), tapi saya harap panjenengan (dengan saya sebagai saksi) adalah sebagus-bagusnya seseorang yang bisa menghargai jerih payah karya orang lain.. (◍•ᴗ•◍)❤ Tentang Prasasti Rasa : "Aku h...
