Mengapa kau begitu?
Dengan lihai kau tempatkan pilu
Dalam cermin jiwaku
Mengapa kau begitu?
Dengan curang kau hantarkan sendu
Dalam relung sanubariku
Mengapa kau begitu?
Dengan cerdik kau layangkan rindu
Dalam cawan-cawan sukmaku
Maengapa kau begitu?
Dengan mudah kau butakan mata hatimu
Dengan senang kau tulikan rungu perasaanmu
Dengan ringan kau bisukan bahasa kalbumu
Mengapa kau begitu?
Tak mau sedetikpun mendengar jerit tangisku
Apakah kau terlalu takut jika piluku, senduku dan rinduku
Akan sangat mengusik ketenangan pikirmu?
Mengapa kau begitu?
Seolah-olah tengah menghukumku
Yang telah dengan lancang mencintaimu
Apa hukumanku ini
Tak bisa kau kurangi sedikit saja rasa perihnya?
Kota Bangkit (Rembang),
30 Juli 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Prasasti Rasa
Poetry📝 Kumpulan puisi Karya saya tidak bagus-bagus sangat (pikir saya), tapi saya harap panjenengan (dengan saya sebagai saksi) adalah sebagus-bagusnya seseorang yang bisa menghargai jerih payah karya orang lain.. (◍•ᴗ•◍)❤ Tentang Prasasti Rasa : "Aku h...
