Teruntuk seseorang
Yang menganggap pelupaan
Akan memberiku ketenangan pikiran
Ku harap dipersapaan kita yang selanjutnya
Kita bisa membuat puisi bersama
Sekalipun yang ada
Hanya kata "aku, kamu dan buih-buih di lautan" di setiap baitnya
Ku harap diperjumpaan kita lagi nanti
Kita tak akan lagi menyakiti
Bahwa kita akan melupakan segala tragedi
Yang pernah terjadi
Ku harap jika kita kembali bercengkrama di masa depan
Tak kan ada lagi kebohongan
Yang akan ada hanyalah kejujuran
Meski fakta akan teramat sangat menyakitkan
Ku harap jika kita kembali bertemu
Aku akan mampu menjadi semestamu
Ku sandarkan kepalaku di bahumu
Lalu dengan siap ku dengar segala keluh kesahmu
Jika kau hanya ingin indah
Meski harus diterpa, angin semilir yang berbalut mesra
Maka aku hanya ingin menjadi lilin dalam kegelapan
Yang menerangi segala ketakutan
Meski nyalanya hanya sebatas temaram
Kota Bangkit (Rembang),
5 Agustus 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Prasasti Rasa
Poëzie📝 Kumpulan puisi Karya saya tidak bagus-bagus sangat (pikir saya), tapi saya harap panjenengan (dengan saya sebagai saksi) adalah sebagus-bagusnya seseorang yang bisa menghargai jerih payah karya orang lain.. (◍•ᴗ•◍)❤ Tentang Prasasti Rasa : "Aku h...
