Setelah keluar dari restoran selvia dan vano memutuskan pulang karna hari sudah mulai gelap.
"lo kenapa sel" tanya vano.
"aa-ah gpp kok no" dusta selvia.
"eh itu pacarnya pak robby ya seksi anget njirt"
"mna gua tau udh ah jgan urusin hidup orng" omel selvia.
Parkiran apart
"hati hati ya no" basa basi gue.
"lo tinggal dsni vi" tanya vano.
"iya heheh"
"sma siapa,sendiri" tanya vano.
"ah sma sodara gue" bohong selvia.
"ywdh gue balik dlu ya sel" pamit vano.
"ok hati hati" dan vano pun menyalakan mesin motor lalu pergi.
"entah lah nanti bagaimana gue rasa gue cape ngadepin pak robby yg notabennya gagal move on" selvia pun berjalan masuk ke apart.
Setelah selesai mandi silvia memasak makanan untuk makan malam. Ya walaupun selvia marah tpi dia tidak mau lepas tanggung jawab. Sebagai istri dia harus tetap layani pak robby.
Di restoran
"kamu liat sendiri kan rob selvia jalan dengan lelaki lain" kompor wanda.
"ya dia sudah aku larang untuk pergi bersama laki laki itu tpi dia tidak mengiyakan nya"
"ywdh ayok kita makan" pesanan mereka pun datang.
"saya harus pergi,saya harus selesaikan masalah ini" lalu robby pergi begitu saja tanpa memperdulikan panggilan wanda.
Apart
Robby memencet bel dia mau ngetest apakah selvia sudah sampai rumah apa belom. Pintu pun terbuka oleh selvia.
"bapak ss-ssudah pulang" kaget selvi "ayok masuk pak bapak sudah makan blom saya masak makan malam buat kita, tapi sebelum itu bapak mandi dlu" ajak selvia menarik tangan robby.
"lepas saya bisa sendiri" robby menyentakkan tangan selvia "kamu kenapa kamu pergi bersama vano"
"ah i--tu"
"KAMU MAU COBA SELINGKUH DARI SAYA HAH" tiba tiba nada bicara robby meninggi membuat selvia takut.
"t-ttidak pak" jawab silvia.
"hah saya sudah melarang kamu untuk tidak pergi tpi kamu tidak mengikuti ucapan ku" robby "istri macam apa kamu ini"
"hah memang disni saya doank yg salah,,bagaimana dengan bapak yg sedang asik berjalan bergandengan tangan dengan pacar bapak di depan istri bapak" silvia muak "bapak bilang bapak ada rapat tpi apa bapak jalan ke mall bersama cwe laen hah,benar kan pak"
",,,," robby diam.
"saya lupa membawa dompet saya tdi" selvia "dan kebetulan ada vano yg nawarin saya bareng,saya tidak ada pilihan dan mengikuti ajakan dia ikut ke gramed mencari buku" lanjutnya.
"kenapa kamu tidak menelepon saya" robby pun menatap via.
"saya gk mau ganggu bapak yg lagi meeting dan ternyata bapak tidak meeting" selvia yakin air mata nya akan turun klo tidak dia tahan.
"maaf" sesal robby.
"saya selalu maafin bapak tpi apa bapak selalu ngulangin kesalahan bapak" kini selvia tidak bisa menahan untuk tidak menangis.
"Vi" lembut robby.
"saya butuh waktu pak" dan selvia pun mengambil tas yg sudah ia siapkan untuk pergi yg isinya baju dan buku sekolah nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
my teacher my husband
DiversosBANYAK TYPO BERTEBARAN MOHON KLO MENEMUKAN TYPO UNTUK DI KOMENTAR GUYS OK gimana jadi nya kalo kalian di jodohi dengan guru kalian sendiri,,bisa di bayangkan bila kalian bertemu setiap saat. Mau di rumah atau pun di sekolah. ini kisah Selvia putri...
