empat belas.

2.5K 342 75
                                        

Kelland

Gua memperhatikan Renee yang tertidur pulas, wajahnya sudah kembali merona seperti biasa, tidak sepucat saat tadi gua menemukannya di tol Tebet KM 18

Jujur gua panik banget, kejadiannya pas banget gua markir mobil di garasi, gua cepat sampai rumah karna jalanan sudah lengang, ditambah jarak Senayan ke Pondok Indah dekat, jadi pas dia nelfon gua udah sampe rumah, baru aja mau masuk kedalam rumah eh udah dia menghubungi gua

Gua udah feeling gak enak memang saat mengangkat panggilannya, wah pasti ada apa-apa nih makanya nelfon karna ya gak mungkin dia udah sampe rumah, kan? Sedangkan dia janji ngabarin gua nanti kalau udah sampai

Dan pas gua angkat dia beneran lagi kesakitan, minta tolong, gua pikir dia kecelakaan atau apa, pokoknya udah pikiran buruk banget deh. Gua langsung balik masuk lagi ke mobil, sampe-sampe Mas Adi, satpam pos depan rumah gua heran gua baru masuk rumah udah balik lagi keluar buru-buru

Gua mengecek live location yang Renee share ke whatsapp chat gua, terus segera menghubungi Voojrider, gua butuh di convoi darurat biar cepet sampai ke titik posisi Renee sekarang, jadi ya satu satunya yang ada dipikiran gua menggunakan Voojrider

Juga gua mencoba menghubungi salah satu diantara Arnev dan Kalla untuk mengurus mobil Renee nantinya, Arnev gak ngangkat mungkin sedang sibuk, dan Kalla untungnya lagi di sekitar Kuningan pas gua menghubunginya dan menceritakan kejadian yang terjadi sekilas, lalu memintanya datang segera untuk menghandle mobil Renee

Jadi pas gua menemukan mobil Renee yang sudah menepi, mesinnya pun juga udah gak nyala, gak lama Kalla datang bersama Khansa dalam satu mobil dan segera mengurus mobil Renee untuk dibawa oleh mereka lebih dulu, sedangkan gua kembali dipatroli oleh polisi menuju Medistra setelah polisi mengecek keadaan Renee secara sekilas, terpaling penting adalah denyut nadinya

Saat dibawa di brankar pun Renee sudah tak sadarkan diri, dia masuk ke UGD dan gua menunggunya untuk ditindak lanjuti sambil menghubungi Kalla dan Khansa

Khansa sudah merecoki gua dengan banyak pertanyaan, tapi Kalla menenangkan dan mengajak Khansa untuk pulang lebih dulu, setidaknya menaruh salah satu mobil yang sedang mereka bawa, gua pun gak bisa jawab Renee kenapa karna gua gak tau dia kesakitan gimana, kenapa, dan gua pun belum menemui dokter yang menangani Renee di Gawat Darurat karna Renee masih diberikan penanganan

Agak lama didalam sana, gak tau lama beneran atau gua yang panik makanya ngerasa lama banget

Renee sudah ditangani dan masih belum sadarkan diri, dia langsung dipindah ke ruang perawatan, gua menemaninya sementara suster mengambil sample darah milik Renee dan melakukan beberapa prosedur CT-Scan pada bagian kepala Renee, cukup lama prosesnya lalu gua dipanggil untuk mengurus administrasi juga menemui dokter, terpaksa Renee gua tinggal sendirian karna keliatannya dia tertidur pulas dan gak ada siapa-siapa selain gua disini, Kalla dan Khansa pasti pulang karna ya percuma gak akan bisa masuk juga karna mana boleh jam besuk dini hari begini

Pembicaraan gua dengan dokter cukup lama dan panjang, belum lagi gua harus menghandover pekerjaan gua pada Nadien secara dadakan karna gua gak mungkin flight ke Australia disaat keadaan Renee kayak gini,

Karna banyak yang gua lakukan dan urus, gua takut mengganggu Renee dengan aktivitas gua jadi gua meninggalkannya sendirian biar dia tidurnya gak terganggu, gua memilih cafetaria rumah sakit

Lama gua meninggalkan Renee, akhirnya karna gua merasa ngantuk, dan mau lihat keadaan Renee lagi, gua memilih masuk sambil merapikan semua barang-barang gua kayak macbook, charger, handphone, juga hasil CT-Scan Renee yang tadi dokter kasih ke gua

Just Us 2 [HUNRENE LOKAL]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang