Seminggu ini Vio menjauh dari Valeron,tak pernah ada lagi senyuman manis dipagi hari, tak ada lagi sapaan hangat setiap kali bertemu, Vio cenderung diam dan menjauh dari Valeron, ia benar benar membangun tembok tinggi antara dia dan Valeron.
Valeron berfikir, mereka benar benar sudah selesai.
"Nulis apa lo?" tanya Argo sembari menepuk punggung Valeron
"Hah? nggak,cuma coret coret aje, iseng" jawab Valeron acuh.
"Lo nggak bisa bohong sama gue bro!" ucap Argo.
"Maksut lo?" tanya Valeron heran,
Argo tersenyum geli, melihat tingkah sahabatnya yang sok tegar.
"Kangen Vio kan?" selidik Argo
"Nggak!" bantah Valeron
"Bohong lo!" ucap Argo
"Nggak anjing!" balas Valeron kesal.
"Lagian gua yang minta putus, nggak lucu kalo gua kangen dia!" tambah Valeron
"Ya udah nyelo atuh kang! " ledek Argo
"Gas kantin!" ucap Valeron lalu berdiri,saat berdiri ia tak sengaja melihat ke arah Vio, ternyata Vio sedang memperhatikanya, tatapan mereka beradu, tanpa disangka Vio memutuskan kontak mata dengan Valeron.
Valeron menghela nafas nya,
Ia berjalan bersama Argo keluar kelas, saat melewati meja Vio, Valeron melihat Vio menghapus air mata nya dengan menunduk.
Valeron trenyuh melihat Vio rapuh,ini semua salahnya, andai kata keramat itu tak terucap,andai dia tidak salah mencium orang, mungkin hubungannya masih dapat tersrlamatkan.
***
Masih sama, masih sama saat pertama bertemu dan berkenalan, Valeron yang tengil, yang mampu menyihir Vio sehingga membuat Vio mencintai nya.
Namun, baru saja Vio merasa dicintai kembali oleh Valeron, Valeron malah berubah seketika, membuatnya hancur dalam sekejap.
Vio menatap Valeron dalam diam, tatapan yang tersirat kesedihan, sendu, kosong.
Tanpa diminta, bayangan saat ia bersama dulu melintas di pikiran nya.
Vio gelagapan, saat Valeron menatap nya balik, ia menundukan kepala dan menghapus air mata yang sudah menggenang.
Valeron melintasinya begitu saja, memang benar kata orang, kalau sudah bosan, jangankan menyapa, melihat pun enggan.
***
"Makan apa yon?" tanya Fathan yang sudah berdiri berniat memesankan teman nya makanan.
"Bakso aja dah gua, es jeruk satu" jawab Valeron, Fathan mengangguk
"Lo semua, gua samain aja ya? " tanya Fathan meminta persetujuan Zico, Marel, Andre, Argo
"Gua es teh,Than!" seru Argo
"Lah tumben, biasa juga kembar" protes Andre
"Duit ngepas njing" gumam Argo
"Napa lu? Disita aset lagi?" tanya Zico menahan tawa,
"Nggak!" jawab Argo ketus,
"Bhahahaha kasian amat lu, kaya anak pungut!" ledek Marel, Zico dan Andre terbahak.
Valeron tersenyum melihat tingkah teman nya.
"Yon, lo putus sama Vio?" tanya Marel.
"Hm" jawab Valeron memperjelas semuanya
KAMU SEDANG MEMBACA
ILY My BadBoy, Valeron.
AcakFOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA YA:) Seorang gadis periang, cantik, ramah, baik hati. dipertemukan oleh seorang laki laki,murid baru yang ada disekolahnya, yang nakal,urakan.Sialnya mereka dipertemukan di satu sekolah,satu kelas, dan SATU MEJA! Dan dis...
